Sorong | REALITAS — Felik Mafia internasional Kayu Eksport Ilegal kini menjalani tahap akhir persidangan di Pengadilan Negeri Sorong Papua Barat Daya. Persidangan mafia ini, menjadi sorotan bagi media-media Nasional.
Ketua Divisi Humas Promedia Jurnalis Siber (PJS) Papua Barat Daya yang juga merupakan Sekretaris Ikatan Media Online (IMO) Papua Barat Dan Papua Barat Daya Dedi berharap kasus Mafia kayu ini bisa di kawal secara bersama-sama sampai titik akhir di Pengadilan Negeri Sorong, Selasa (27/01).
Karena maraknya isu-isu kehutanan tentang beredarnya penebangan-penebangan kayu liar di beberapa daerah hingga di Sorong ini sendiri.
” kami harus kawal mafia kayu internasional ini. Karena kayu Loh, Kayu Eksport bersalah dari hutan masyarakat atau hutan lindung yang seharaus dijaga bukan di rusak”bebernya. Sembari menambahkan karena itulah mafia atau mantan residivis ini sering kali berhadapan dengan hukum terkait kayu di Sorong.
Ia juga menambahkan bahwa Felik, yang merupakan Mantan napi ini kini masih menjalani masa persidangan di pengadilan negeri Sorong. Sehingga harus dikawal hingga tuntas.
Ia juga berharap agar kasus ini segera di laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bisa di monitoring mafia sebenarnya yang bermain di balik layar ini.
Lanjut Dedi, yang merupakan aktivis jurnalis dan anti Korupsi ini berharap jika ada permainan dengan para penegak hukum maka harus dibersihkan dan jangan sampai ternoda dengan coretan-coretan korupsi pada mafia kayu ini.(Dedi)

