Kolaborasi Aksi Kemanusiaan Demi Percepat Pemulihan di Bandar Pusaka

oleh -24.759 views

Aceh Tamiang | REALITAS Universitas Samudra (UNSAM) berkolaborasi dengan YONIF TP 899/BSG KODAM JAYA/JAYAKARTA, Keuskupan Agung Medan, Caritas Medan, Nurul Hayat Surabaya, dan Yayasan Geutanyoe menggelar aksi kemanusiaan di Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, pada tanggal 22 dan 23 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon bersama atas dampak bencana hidrometeorologis yang melanda wilayah tersebut.

Melalui sinergi ini rangkaian aksi kemanusiaan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat serta percepatan pemulihan pascabencana. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap masyarakat yang terdampak, khususnya di salah satu kecamatan yang mengalami kerusakan cukup parah.

Adapun bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini meliputi penyaluran paket sembako dan kebutuhan keluarga sebanyak 1.500 paket, bantuan paket obat-obatan, tandon air delapan unit, alat kebersihan sekolah, suplai air bersih, serta dukungan BBM alat berat untuk mendukung program pembersihan lingkungan sekolah.

BACA JUGA :  Pembangunan Kandang Kambing BUMDes Meurandeh Tengah Disorot, Anggaran Rp20 Juta: YARA Langsa Desak Kajari Periksa Sejumlah BUMdes Pemko Langsa

Dalam kesempatan briefing di depan Posko Kecamatan Bandar Pusaka, perwakilan UNSAM, Iswantara Adi Nugraha, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan mempercepat pemulihan masyarakat sekaligus meneguhkan semangat bela rasa lintas iman.“Kita boleh berbeda dalam keyakinan, tetapi kita satu dalam kemanusiaan.” Ungkap Iswantara. Pernyataan tersebut menegaskan nilai persatuan dalam misi kemanusiaan yang dijalankan bersama.

Sementara itu, Camat Bandar Pusaka, Cakra Aggie, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan dari berbagai pihak dan menyebutkan bahwa Bandar Pusaka merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup berat akibat bencana hidrometeorologis tahun 2025, dan tanpa dukungan banyak pihak, proses pemulihan akan membutuhkan waktu yang jauh lebih lama.

Dukungan moral juga disampaikan oleh Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFM.Cap, yang menyatakan bahwa bantuan kemanusiaan ini merupakan wujud bela rasa terhadap warga Bandar Pusaka. “Semoga segera bangkit dan pulih saudara-saudaraku di Bandar Pusaka,” tutur Mgr.Kornelius saat penyerahan bantuan secara simbolis.

BACA JUGA :  Pembangunan Kandang Kambing BUMDes Meurandeh Tengah Disorot, Anggaran Rp20 Juta: YARA Langsa Desak Kajari Periksa Sejumlah BUMdes Pemko Langsa

Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan SMAN 1 Bandar Pusaka. Aksi ini ditargetkan agar sekolah tersebut dapat kembali fungsional pada 5 Januari 2026, dengan fokus pada ruang-ruang yang tidak mengalami kerusakan berat. Kegiatan ini melibatkan sekitar 50 mahasiswa Teknik Sipil UNSAM, 30 personel YONIF TP 899/BSG KODAM JAYA/JAYAKARTA, serta 50 personel dari Keuskupan Agung Medan.

Melalui aksi kemanusiaan ini, seluruh pihak berharap pemulihan Bandar Pusaka dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari aspek sosial dan pendidikan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kemanusiaan tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi dan bangkit dari bencana. (H Thallib)

Smbr : Unsam Official