Sumenep | REALITAS — GLORY KNOCKOUT: Fight or Survive FASC. VOL 5 Siap Membakar Koni Sumenep!. Bro and Sist, siap-siap deh! Kota Sumenep, yang biasanya adem ayem dengan nuansa budaya yang kental, kini mendadak pasang mode ‘full throttle’! Kita bakal jadi saksi manifestasi gairah paling hot di akhir tahun. Yup, ini dia Super Knockout yang menampilkan Lomba Fight or Survive. FASC Vol 5!
Bayangin, ajang pertarungan fisik dan mental yang kelas banget ini siap digelar pada 20 Desember 2025. Lokasinya? Di tempat hacep strategis: Lapangan Volly Koni Sumenep. Ini bukan sekadar turnamen tinju biasa, Guys. Ini adalah konfrontasi artistik 60 fighter keren yang bakal head-to-head dalam 30 pertandingan total. Bakal jadi maraton ketahanan yang intensitasnya nggak main-main!
Yang bikin event ini super spesial dan patut diacungi jempol, seluruh panitia pelaksananya adalah anak-anak muda Sumenep sendiri! Mereka ini bukan kaleng-kaleng, tapi kolektif kreatif yang visioner dan berani take action. Mereka membuktikan bahwa kualitas event sekelas internasional itu bisa banget lahir dari inisiatif lokal yang digerakkan oleh semangat daerah.
Di bawah komando Ketua Pelaksana, Raden Muhammad Bagus Arrizki, tim ini menyuntikkan energi segar dan standar profesional lewat FASCOUNTRY. Misi mereka jelas: bikin kompetisi yang profesional, terbuka buat siapa aja, dan yang paling penting, mengangkat nama Pulau Madura di kancah Olahraga Nasional, bahkan Internasional, dengan Sumenep sebagai titik start-nya!
Nih, kenalan sama dream team Panitia yang legend:
Ketupel: Raden Muhammad Bagus Arrizki
The Squad: Zaqqi Maulana Asy’ari, Salsabila Dwi Aura Maharani, Moh. Rafael Eka Putra Shifa, Rangga Sasmita Kusuma, Aditya Sukma Anwariansyah, Bayu Eka Saputra, Fareil Bintang Permana Putra, R.A Maulidina Hilwa B, Kevin Joan Tsany, Rasya Maulana Putra, Nura Andini, RB Moh Ishak Assyukri, Dewi Suciwulandari, Ainun Nisa Jamilia Qalbi, Junizar Raga Afiat, Bustanul Arifin, Tabina Dzakirah Haur Amirah, Zain Abdillah, Miqdad Rijalul Fikri, Alexa Putra Dinata, Zidane Ainur Rahman, dan Glenn Radjabian.
“FASC.5 ini adalah platform kita untuk mengukuhkan identitas Sumenep di dunia combat sport. Kita nggak cuma cari juara, tapi bertekad cetak local legends yang bisa bikin bangga daerah. Harapannya, setiap pukulan di ring itu bergema sebagai prestasi yang bikin nama Sumenep makin wangi,” kata Bagus Arrizki dengan semangat yang on fire.
Siap-siap deh! Kita bakal menyaksikan malam di mana disiplin baja bertemu dengan keagungan sportsmanship. Super Knockout ini bukan sekadar nonton gelut, tapi pernyataan filosofis tentang ketangguhan jiwa manusia (human spirit).
Sumenep is calling! Jangan sampai kelewatan momen historis ini. Mark your calendar, and see you there!
(R. M Hendra)




