Tabligh Akbar SMAN Plus Provinsi Riau, Mencetak Generasi Berilmu, Beradab, dan Beriman

oleh -30.759 views

Pekanbaru | REALITAS – Tabligh Akbar SMAN Plus Provinsi Riau bersama Datuk Seri Ulama Setia Negara Prof.H.Abdul Somad Lc., D.E.S.A., Ph.D pada Jum’at, 08 Agustus 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Darul Ihsan mengangkat tema benahi diri di sekolah berasrama membentuk karakter berakhlak baik menuju masa depan gemilang dan bermarwah.

Kepala SMAN Plus Provinsi Riau, Edi Sutono, M.Pd., menegaskan bahwa akan tetap teguh menjaga jati diri sebagai sekolah berasrama yang menempatkan keseimbangan antara akhlak, adab, dan ilmu sebagai landasan pendidikan.

“Visi ini bukan sekadar slogan, melainkan napas yang menghidupkan seluruh aktivitas sekolah. Peserta didik SMAN Plus harus memiliki tiga hal kompetensi akademik yang mumpuni, karakter atau adab yang kuat, serta pondasi keagamaan yang kokoh. Namun diperlukan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran menjadi prioritas utama pembentukan karakter siswa,” sebut Edi Sutono.

Ia juga menjelaskan tidak hanya fokus pada prestasi akademik, sekolah ini dikenal sebagai sekolah umum semi pesantren. Seluruh siswa diwajibkan melaksanakan salat berjamaah lima waktu di masjid, serta mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang terjadwal secara intensif.

“Kami ingin masjid menjadi pusat syiar agama dan pembinaan akhlak, sehingga harus menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh siswa. Dengan perpaduan pendidikan akademik berkualitas, pembinaan karakter yang ketat, dan penguatan nilai-nilai keagamaan, SMAN Plus Provinsi Riau terus meneguhkan diri sebagai kawah candradimuka bagi lahirnya generasi muda Riau yang berilmu, beradab, dan beriman,” tutup Edi Sutono.

Gubernur Riau Abdul Wahid yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kolaborasi semua pihak dalam mendidik generasi penerus bangsa.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi dalam membentuk anak-anak Riau menjadi pribadi yang beradab dan berilmu,” jelas Zulkifli Syukur.

Menurutnya, pendidikan anak tidak dapat dibebankan hanya pada satu unsur saja, apalagi semata-mata pada guru. Keberhasilan anak lahir dari kerja sama yang kompleks antara orang tua, guru, pihak sekolah, dan anak itu sendiri.

“Peran orang tua menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Selanjutnya, guru dan pengurus sekolah berperan memperkuat nilai-nilai akademik serta membimbing perilaku. Sementara itu, anak sebagai subjek utama pendidikan harus memiliki kemauan belajar yang tinggi, berperilaku baik, dan berkarakter kuat,” jelasnya.

Zulkifli juga menyoroti keistimewaan sekolah berasrama (boarding school) seperti SMAN Plus Provinsi Riau yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga melatih fisik dan yang terpenting membentuk adab dan berperilaku baik.

“Adab itu lebih dari segalanya. Orang beradab pasti berilmu, tetapi orang berilmu belum tentu beradab. Karena itu, adab harus didahulukan terhadap diri sendiri, guru, orang tua, dan terutama kepada Allah SWT,” Asisten I Setdaprov Riau.

“Tentu harapan kami agar anak-anak, orang tua, dan guru selalu bersemangat mengantarkan Riau menuju masa depan yang bermarwah dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

Hadir juga dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau Dr. Arden Simeru, S.Pd, M.Kom, Kabid Pembinaan SMA Disdik Riau Dr.Nasrol Akmal, M.Ed, Ketua Komite SMAN Plus Provinsi Riau Irwan Effendi, perwakilan Polda Riau, dan tamu undangan lainnya. (Mirza Yamoli)