Basarnas Pekanbaru Jalin Sinergi Siaga SAR Pacu Jalur 2025 Bersama Pemkab Kuansing

oleh -37.759 views

Taluk Kuantan | REALITAS – Dalam semangat memperkuat mitigasi bencana dan keselamatan masyarakat, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, S.Sos., M.M., mengadakan audiensi strategis bersama Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Dr. H. Suhardiman Amby, M.M., di ruang kerja Bupati.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa (29/7/2025), yang turut dihadiri oleh Kasi Operasi dan Siaga, Benteng Hilton Telaumbanua, S.E., serta Kepala Sumber Daya Basarnas Pekanbaru, Ibnu Putra Dewantoro, S.E.

Audiensi ini bertujuan membahas kesiapsiagaan SAR dalam rangka perhelatan budaya tahunan Pacu Jalur 2025, yang akan digelar pada 19 Agustus mendatang, sekaligus merancang Pelatihan SAR Pemberdayaan Masyarakat sebagai upaya membekali warga dengan keterampilan dasar menghadapi kondisi darurat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi aktif antara Basarnas Pekanbaru dengan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki kapasitas yang memadai untuk merespons kondisi darurat, baik yang disebabkan oleh kecelakaan maupun bencana,” jelas Budi Cahyadi usai pertemuan.

Bupati Suhardiman Amby menyambut positif langkah Basarnas, menilai kolaborasi ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat melalui Basarnas dalam menjaga keselamatan masyarakat Kuansing yang berada di wilayah geografis yang cukup kompleks dan rawan risiko.

“Kami menyambut baik kunjungan dan komitmen ini. Sinergi seperti ini harus terus diperkuat agar penanganan bencana dan kecelakaan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Ini adalah wujud pelayanan publik yang nyata,” ujar Bupati.

Dalam pertemuan tersebut, Basarnas juga mengungkapkan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pelatihan SAR sebagai garda terdepan penanganan awal saat insiden terjadi, sebelum tim SAR profesional tiba di lokasi.

Selain audiensi dengan Bupati, rombongan dari Kantor SAR Pekanbaru juga melakukan silaturahmi ke sejumlah pemangku kepentingan daerah. Mereka bertemu dengan Sekretaris Daerah Kuansing, Pj. Dr. H. Fahdiansyah, Sp.OG, Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H. Yulizar, S.Sos., M.Si., serta tokoh agama berpengaruh, Ustadz Dr. KH. Hamdani Purba, Lc., yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren Syafa’aturrosul Kuantan Singingi.

Pertemuan ini menegaskan bahwa keselamatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi merupakan upaya kolektif dari seluruh elemen bangsa mulai dari pemerintah, masyarakat sipil, hingga tokoh agama.

Pacu Jalur bukan sekadar pesta budaya, namun juga ajang besar yang dihadiri ribuan pengunjung dari berbagai daerah. Dengan mobilisasi massa sebesar itu, potensi risiko pun meningkat. Maka dari itu, langkah antisipatif berupa Siaga SAR Khusus dan pelatihan masyarakat adalah keputusan strategis.

Kesiapan Basarnas dalam mendukung agenda budaya lokal sekaligus mengedukasi masyarakat untuk lebih siaga menghadapi kemungkinan darurat patut diapresiasi sebagai bentuk kehadiran negara dalam setiap denyut kehidupan warganya.

Dengan sinergi yang terjalin erat antara Basarnas Pekanbaru dan Pemkab Kuansing, Pacu Jalur 2025 tidak hanya menjadi warisan budaya yang lestari, tetapi juga panggung bagi hadirnya pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan berorientasi pada keselamatan jiwa. (Mirza Yamoli)