Api Berawal Dari Ruang Arsip, Kantor Disnaker Riau Ludes Terbakar

oleh -17.759 views

Pekanbaru | REALITAS – Suasana mencekam menyelimuti Jalan Pepaya, Kota Pekanbaru, saat kobaran api melahap Gedung Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Riau pada Senin dini hari.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 02.45 WIB ini dengan cepat menjalar, menghanguskan seluruh bangunan dan menyisakan hanya dinding semen serta rangka struktur yang tampak rapuh.

Pantauan di lokasi hingga pukul 04.25 WIB menunjukkan perjuangan dramatis petugas pemadam kebakaran yang masih berjibaku memadamkan sisa-sisa api.

Meski sempat diguyur hujan ringan, api justru kembali membesar saat diterpa angin, memaksa petugas untuk meningkatkan upaya pemadaman.

Puluhan personel dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru dikerahkan, lengkap dengan sejumlah unit mobil pemadam yang terus menyisir setiap sudut gedung.

Keterangan dari petugas di lapangan menyebutkan bahwa api diduga pertama kali muncul dari ruang arsip pemberkasan yang berada di sisi kanan bangunan. Ruangan ini diketahui menyimpan berbagai dokumen penting dan peralatan administrasi, termasuk kertas yang mudah terbakar.

“Api cepat menjalar ke seluruh bagian karena material dalam ruangan banyak yang mudah terbakar. Tim kami langsung bergerak cepat begitu menerima laporan,’ ujar salah satu petugas pemadam kebakaran.

Bagian lantai atas gedung disebut mengalami kerusakan paling parah. Api melahap ruang demi ruang, tak memberi kesempatan pada petugas untuk menyelamatkan banyak barang.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Riau mengenai nilai kerugian ataupun daftar dokumen penting yang ikut musnah.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, nilai kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Kebakaran ini menjadi pukulan berat, tak hanya bagi institusi pemerintahan yang kehilangan fasilitas dan data penting, tetapi juga bagi pelayanan publik yang dipastikan akan terganggu dalam waktu dekat. Masyarakat kini menanti langkah cepat pemerintah untuk memulihkan pelayanan serta mengusut tuntas penyebab bencana ini. *(mrz)