Pekanbaru | REALITAS – Sebanyak 102 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Madani Pekanbaru mulai dari kelas 7, 8, dan 9 mengikuti prosesi Wisuda Tahfidz ke-7 yang digelar Kamis, 29 Mei 2025.
Wisuda ini menjadi puncak penghargaan bagi seluruh siswa-siswi yang telah lulus mengikuti ujian sertifikasi tahfidz, dengan pencapaian minimal hafalan lima juz Al-Qur’an. Hal ini menandai keberhasilan program tahfidz yang telah dijalankan dengan konsisten oleh SMP Negeri Madani Pekanbaru.
H.Abdurrahman S.Pd., sebagai Kepala Sekolah menyampaikan seluruh siswa-siswi yang telah memenuhi syarat diberikan sertifikat resmi dari LPTQ Kota Pekanbaru, yang menjadi dokumen penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui jalur prestasi.
“Alhamdulillah, prosesi wisuda hari ini berjalan lancar. Ini adalah buah dari kesungguhan dan kedisiplinan para siswa-siswi dalam menghafal Al-Qur’an,” ujar Abdurrahman.
Untuk siswa-siswi kelas IX diketahui telah berhasil menembus berbagai sekolah unggulan di tingkat provinsi dan nasional, di antaranya yakni 4 orang diterima di SMA Negeri Plus Provinsi Riau, 2 orang di SMK Pintar Taluk Kuantan, 2 orang di MAN Padang Panjang, dua orang di SMA unggulan di Sumatra Barat, serta beberapa lainnya di MAN IC Kabupaten Siak dan MAN-MAN di Kota Pekanbaru.
Kepala SMP Negeri Madani ini juga menyampaikan harapan agar para wisudawan tetap menjaga hafalan mereka secara mandiri melalui murojaah (pengulangan hafalan).
“Jangan sampai hafalan Al-Qur’an yang telah susah payah diraih itu hilang. Teruslah menambah hafalan, karena Al-Qur’an adalah bekal terbaik untuk masa depan kalian,” pesan Abdurrahman.
“Wisuda ini bukan hanya seremoni saja, melainkan simbol dari tekad dan komitmen pihak sekolah untuk mencetak generasi Qurani yang unggul dalam ilmu dan akhlak. Di tengah tantangan zaman, pendidikan berbasis Al-Qur’an terbukti mampu menjadi pilar kokoh dalam membangun masa depan gemilang,” tutupnya.
Sementara itu, salah satu penggagas berdirinya SMP Negeri Madani Pekanbaru yang juga Wali Kota Pekanbaru periode 2012-2022, Dr.H.Firdaus ST, MT yang hadir mengatakan ini merupakan sekolah unggulan, yang tidak sekadar mendidik secara akademis, tetapi membina akhlak dan jiwa para siswa dengan pondasi mengamalkan Al-Qur’an sebagai kitab suci yang mulia.
“Tujuan berdirinya SMP Negeri Madani Pekanbaru ini adalah membentuk karakter dan akhlak Qurani yang kelak akan membimbing mereka menjadi pemimpin yang amanah,” jelas Firdaus.
Ia juga menambahkan dengan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini, para pendidik berharap para alumni sekolah ini kelak akan menjadi pemimpin di berbagai lini kehidupan, baik dunia usaha, politik, birokrasi, hingga pemerintahan.
“Bayangkan jika Indonesia dipimpin oleh para pengusaha yang menjalankan usahanya berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an, oleh politisi dan legislator yang menyuarakan kebenaran dengan hati nurani, oleh gubernur, bupati, walikota, bahkan menteri yang mengelola kekuasaan sebagai amanah dari Allah. Kami percaya, jika itu terjadi, negeri ini akan dipenuhi rahmat dan kesejahteraan untuk seluruh umat, sebagaimana cita-cita Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin,” tutup Firdaus singkat.
Dengan demikian, di pundak mereka diletakkan harapan akan lahirnya generasi pemimpin baru yang membawa perubahan, menebar keberkahan, dan menyinari Indonesia khususnya kota Pekanbaru dengan cahaya Al-Qur’an.
Hadir dalam kesempatan tersebut Zulkarnaini dari Koordinasi Pengawasan SMP Negeri Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, perwakilan Kecamatan Marpoyan Damai, Komite Sekolah Abdul Wahid Komite, undangan lainnya, dan seluruh orang tua murid. (Mirza Yamoli)

