Lombok Timur | REALITAS – Sempat viral di media terkait bocornya plafon bangunan PKM Sikur Lombok Timur, padahal proyek tersebut baru saja di bangun 3 bulan lalu dengan menelan anggaran milyaran rupiah dan sempat menimbulkan reaksi di masyarakat.
Sehubungan dengan hal tersebut pihak penyedia berikan klarifikasi sebagai berikut: disana masih masa pemeliharaan 180 hari atau 6 bulan, setelah itu baru serah terima kedua, kalau serah terima pertama sudah dilakukan di bulan September 2024 , adapun penyebab dari kebocoran itu karena roof drain atau pembuangan air hujan di atap tersumbat daun bambu yg kering akibat cuaca yang buruk daun numpuk diatap atau plat beton talang.
Ke depan umtuk antisipasi supaya tidak terulang lagi semua pihak baik dari pihak puskesmas harus ada yg perhatikan sampah2 diatas atap tersebut supaya tidak terulang lagi kasus seperti tersebut, kalau penyebab rusaknya plafon tersebut sebenarnya tidak menjadi bagian dari tanggung jawab penyedia tapi karena bentuk tanggung jawab kami, kami kerjakan dan kembalikan seperti semula dan harapan kami ke depan semua pihak harus peduli dengan kebersihan diatap tersebut terutama user dalam hal ini staff dari PKM Sikur ujar perwakilan PT. Sinar Mas Samudera sebagai penyedia yang di konfirmasi media ini. (Maru)

