Sepasang Kekasih Ingin Mesum Di Bulan Puasa, Kena Ciduk Polsek Labuhan

oleh -30.759 views
Sepasang Kekasih Ingin Mesum Di Bulan Puasa, Kena Ciduk Polsek Labuhan

M. Labuhan | REALITAS – Meski telah dilarang selama bulan Ramadhan. Namun sejumlah cafe esek-esek tetap saja beroperasi. Sehingga Polsek Medan Labuhan bersama Muspika Kecamatan Medan Marelan melakukan razia Pekat ( Penyakit Masyarakat) di sejumlah cafe esek-esek di seputaran Jalan Datuk Rubiah, Kel. Rengas Pulau, Kec. Medan Marelan, Kota Medan pada Selasa, 17 Maret 2025.

Dalam razia gabungan tersebut, petugas mengamakan sepasang selingkuhan, keduanya warga Kecamatan Medan Marelan beserta satu unit sepeda motornya.

Kegiatan itu dipimpin oleh Kapolsek Medan Labuhan Kompol Tohap Sibuea, SE, MH diwakili oleh Wakapolsek Medan Labuhan AKP Edy Surya beserta Kanit Reskrim Iptu Dr. Hamzar Nodi, SH, MH, Kanit Intel AKP Bambang, IR, anggota Bhabinkamtibmas dan Kepala Lingkungan.

BACA JUGA :  Sidang Lanjutan Sengketa Partai Politik di PN Aceh Singkil Berjalan Tertib, Tergugat Ajukan Eksepsi Kompetensi Relatif

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Kompol Tohap Sibuea, SE, MH melalui Kanit Reskrim Iptu Dr. Hamzar Nodi, SH, MH, mengatakan kegiatan ini sebagai rangka menjaga kondusifitas dari segala unsur penyakit masyarakat di bulan Ramadhan dan sesuai instruksi Surat Edaran Walikota Medan Nomor : 400.8.2.2/1357 tertanggal 25 Pebruari 2025.

” Tujuan dari razia untuk menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif di Bulan Suci Ramadhan. Kami juga menghimbau kepada pemilik tanah atau pengusaha, agar menutup kegiatan yang berbentuk melangar norma atau asusila yang bisa berpotensi meresahkan masyarakat dalam beribadah ” jelas Gambar Nodi.

BACA JUGA :  Keuchik di Syamtalira Arun di Tangkap Polda Aceh Memiliki Ribuan Pil Ekstasi dan Vape Getar

Lanjutnya, razia penyakit masyarakat tersebut melibatkan muspika Kecamatan Medan Marelan bentuk Sinergitas Polri mengamankan situasi Kamtibmas.

” Kepada pesangan yang terjaring razia tidak membawa identitas dilakukan pemeriksaan dan selanjutnya kita hubungi pihak keluarga, jika terdapat tindak pidana maka akan dilakukan penyidikan,” tutupnya. (Win)