Dalam Rangka Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Lapas Kelas II Tanjungpandan Gelar Sosialisasi Anti Bullying

oleh -77.759 views
Dalam Rangka Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Lapas Kelas II Tanjungpandan Gelar Sosialisasi Anti Bullying
Para siswa menikmati makan siang di sekolah dalam kegiatan Lapas Kelas II Tanjungpandan, di SD Negeri 11 Badau..(Foto Net)

Tanjungpandan | REALITAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjungpandan menggandeng Polsek Badau dan Bhabinkamtibmas untuk menggelar sosialisasi anti kekerasan dan bullying di SD Negeri 11 Badau, Desa Cerucuk, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu 22 Januari 2025.

Acara ini juga dirangkai dengan uji coba makan bergizi gratis yang disambut antusias oleh para siswa.

Sebagai bagian dari akselerasi 13 program Kementerian Hukum dan HAM, Lapas Kelas II Tanjungpandan melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan yang menyasar masyarakat, termasuk anak-anak sekolah.

Kepala Lapas Kelas II Tanjungpandan, Gowim Mahali, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjalankan misi pemasyarakatan yang berdampak, tetapi juga mendukung upaya kolaborasi lintas instansi.

BACA JUGA :  Ketua LSM KANA Muzakkir : APH Segera Usut Tuntas Dugaan Hilangnya Aset Negara Milik Dinas Pendidikan Aceh Timur

“Kami dituntut untuk berdampak, baik kepada warga binaan, keluarga mereka, maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan. Kegiatan ini juga melibatkan sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah,” ujar Gowim.

Dalam kegiatan makan bergizi gratis, menu yang disajikan meliputi nugget ayam, semur daging kentang, dan tumis sawi bakso.

Proses memasak dilakukan oleh pihak Lapas bersama anggota Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas, dengan melibatkan guru-guru dalam penyajian makanan.

Sebanyak 60 porsi makanan, lengkap dengan nasi, buah pisang, dan susu, disajikan kepada para siswa.

BACA JUGA :  Ketua LSM KANA Muzakkir : APH Segera Usut Tuntas Dugaan Hilangnya Aset Negara Milik Dinas Pendidikan Aceh Timur

Setelah memasak, siswa menikmati makan siang bersama dalam suasana keakraban.

“Selain rasanya enak, kebersamaan membuat makan siang ini menjadi lebih lahap,” tambah Gowim.

Sebelumnya, selain menikmati makan bergizi, para siswa juga mendapatkan edukasi tentang bahaya bullying dan kekerasan.

Gowim menegaskan, kegiatan ini diharapkan berkelanjutan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia agar setiap program pemasyarakatan memberi dampak nyata.

“Kami berharap ini menjadi langkah awal dari kegiatan yang berkelanjutan. Melalui diskusi dengan Polsek Badau, kegiatan ini kami kemas agar lebih bermanfaat bagi siswa,” tuturnya. (*)

 

Sumber: Pb