Aceh Besar | REALITAS – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menggelar rapat pleno terbuka untuk melakukan pengundian nomor urut (Norut) pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan bertarung di Pilkada 2024.
Acara pengundian nomor urut ini berlangsung di Hotel The Pade, Aceh Besar, pada Senin, 23 Maret 2024, sekitar pukul 11.00 WIB. Rapat pleno tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KIP Aceh, Saiful Bismi, didampingi oleh enam komisioner lainnya. Proses pengundian berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari para pendukung masing-masing pasangan calon.

Pengundian ini dihadiri oleh jajaran partai politik lokal dan nasional yang menjadi pengusung kedua pasangan calon, serta pejabat terkait lainnya, termasuk Panwaslih Aceh.
Dalam pengundian ini, pasangan Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi memperoleh nomor urut 1, sementara pasangan Muzakir Manaf (Mualem)-Fadhlullah (Dek Fadh) mendapatkan nomor urut 2.
“Kami telah menetapkan nomor urut pasangan calon. Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Muzakir Manaf-Fadhlullah mendapatkan nomor urut 2,” ujar Ketua KIP Aceh, Saiful Bismi.
Proses pengundian dimulai dengan pasangan Muzakir Manaf-Fadhlullah yang pertama kali mengambil undian, kemudian dilanjutkan oleh pasangan Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi.
Setelah pengundian nomor urut, Paslon Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi, memberikan tanggapannya terkait nomor urut yang mereka peroleh.
Dengan penuh optimisme, ia mengatakan, nomor urut satu itu juara, tidak ada juara nomor dua.
“Harapan kami, semoga nomor urut ini membawa keberuntungan dan pertanda baik untuk kita semua.” kata Bustami.
Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan Pilkada yang damai dan berintegritas.
“Kami berharap Pilkada ini bisa berlangsung dengan damai. Politik santun harus dikedepankan, politik cerdas, adu gagasan, insya Allah akan memperkuat kebaikan demi kebaikan bagi Aceh,” tambah Bustami.
Pasangan Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi diusung oleh koalisi Harapan Baru, yang mengantongi 29 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).
Sementara itu, pasangan Muzakir Manaf-Fadhlullah didukung oleh koalisi yang lebih besar dengan 52 kursi di DPRA. Rapat pleno ini menandai dimulainya persaingan politik antara kedua pasangan dalam Pilkada Aceh 2024, dengan harapan bahwa pemilihan dapat berjalan aman, damai, dan penuh gagasan konstruktif bagi kemajuan Aceh.(*)
Sumber: Ki

