ICMI Aceh Nyatakan Sikap Netral Dalam Pilkada 2024

oleh -251.759 views
ICMI Aceh Nyatakan Sikap Netral Dalam Pilkada 2024
Rapat rutin majelis pengurus MPW ICMI Aceh bersama Dewan Penasihat, Dewan Pakar, di Banda Aceh, Sabtu (28/9/2024).(Foto Antara)

Banda Aceh | REALITAS – Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Aceh menyatakan bakal bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada 2024, baik untuk tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Perlu saya sampaikan bahwa terkait Pilkada Aceh, secara organisasi MPW ICMI Aceh akan bersikap netral. Kebijakan ini dapat diikuti oleh organisasi daerah ICMI seluruh kabupaten/kota”, kata Ketua MPW ICMI Aceh, Dr Taqwaddin kepada wartawan di Banda Aceh, Sabtu 28 September 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat rutin majelis pengurus bersama Dewan Penasihat, Dewan Pakar, di Sekretariat ICMI Aceh, Gedung Juang, Banda Aceh.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum terlapor meminta Penyidik untuk Netral, mandiri (Independen) Objektif dan bebas dari Intervensi

Meskipun lembaga netral, kata Taqwaddin, tetapi secara personal pihaknya mengizinkan pengurus terlibat aktif mendukung salah satu pasangan calon kepala daerah.

“Namun, peran anda di sana jangan sampai merusak keakraban kita di ICMI ini,” ujar Hakim Ad Hoc Tipikor pada Pengadilan Tinggi Aceh itu.

Dirinya menuturkan, kalaupun secara lembaga memilih netral pada Pilkada, tetapi ICMI seluruh Aceh baik secara organisasi maupun personal tetapi mendukung siapapun yang nantinya terpilih menjadi kepala daerah.

BACA JUGA :  Penganiayaan Anak di Bawah Umur, YARA Langsa Resmi Laporkan Pelaku ke Unit PPA Polres Aceh Timur

“Sekarang, secara personal, silahkan saja jika ada yang mendukung Bustami Hamzah atau mendukung Muzakir Manaf. Begitupun di kabupaten/kota,” demikian Taqwaddin.

Merespon keputusan rapat tersebut, salah seorang pengurus yang juga mantan Kepala Kesbangpol Aceh, Dr Bustami Usman menyampaikan bahwa kesimpulan sikap ICMI dalam Pilkada Aceh sudah sangat baik.

“Maka, bagi siapa saja yang mendukung salah satu pasangan calon, tidak perlu ragu lagi menggunakan atributnya,” demikian Dr Bustami Usman.(*)

 

Sumber: Ant