Haprizal Roji Datangi Pendopo Walikota Langsa Sampaikan Batal Demo Tunggal, Sampaikan Aspirasi Ke Pj Walikota Langsa

oleh -101.579 views
Haprizal Roji Datangi Pendopo Walikota Langsa Sampaikan Batal Demo Tunggal, Juga Sampaikan Aspirasi Ke Pj Wali Kota
Foto Haprizal Roji S.Sos, yang akan melancarkan aksi demo tunggalnya pada, Senin 24 Juni 2024 batal dan semua aspirasinya telah disampaikan langsung kepada Pj Wali Kota Langsa, Syaridin SPd, MPd, Saat mendatangi Pendopo Wali Kota Langsa, Jumat 21 Juni 2024  malam. Dok Ist

Langsa | MEDIAREALITAS – Haprizal Roji S.Sos, yang akan melancarkan aksi demo tunggalnya pada, Senin 24 Juni 2024 batal dan semua aspirasinya telah disampaikan langsung kepada Pj Wali Kota Langsa, Syaridin SPd, MPd, Saat mendatangi Pendopo Wali Kota Langsa, Jumat 21 Juni 2024  malam.

Pertemuannya dengan Pj Wali Kota Langsa, Syaridin, menyampaikan berbagai unek-uneknya bahkan aksi demo tunggalnya tidak ada yang menungganginya, sebut Haprizal Roji dihadapan Syaridin.

“Aksi demo tunggal yang akan dilancarkan memang inisiatif sendiri karena melihat sepanjang di tangan dr Helmiza, rumah sakit banyak berubah dan mengalami kemajuan,” jelas Haprizal Roji.

Masih katanya, bahkan dr Helmiza sempat menghubunginya untuk melarang agar tidak melancarkan aksi demo tunggal.

“Sebelumnya dr Helmiza meminta saya agar tidak melakukan demo,” ujarnya.

Kenapa saya ingin demo terkait persoalan penetapan atau dilantiknya direktur RSUD Langsa merupakan inisiatif saja, dan tidak ada yang menyuruh.

“Sejatinya demo ini adalah ingin menyampaikan aspirasi secara demokratis di depan umum dan perlu menjadi catatan sejauh ini tidak ada suruhan dari dr Helmiza bahkan dia melarang untuk melakukan demo, artinya ini memang inisiatif sendiri,” ujarnya.

Namun semua aspirasi telah saya sampaikan kepada Pj Wali Kota Langsa secara terang benderang dan saya bukan aktivis 86 yang mau jual kepala orang.

“Saya pastikan besok akan memberikan surat pembatalan aksi demo karena semua aspirasinya telah disampaikan ke Pj Wali Kota Langsa, sebenarnya tujuan demo itu adalah menyampaikan aspirasi tanpa embel-embel lainnya,” ujar nya lagi.

Pj Wali Kota Langsa, Syaridin, menjelaskan bahwa penempatan drg Ridha Zulkumar Mars sudah sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku serta tidak ada yang namanya dicopot.

“Ingin saya sampaikan kembali melaksanakan tugas sebagai Wadir Administrasi Umum, tidak pernah kita copot melainkan beliau masih menjabat sebagai Wadir Administrasi umum,” terangnya.

Sambung Syaridin, jabatan dr Helmiza adalah Wadir Administrasi Umum RSUD Langsa, artinya tidak ada di copot dan hari ini dikembalikan pada posisi semula dan terimakasih atas dedikasi selama menjadi Plt Direktur RSUD Langsa.

“Lantas, untuk penempatan drg Ridha Zulkumar Mars, kalau secara manajemen sudah tepat karena S2 tentang manajemen rumah sakit, tersebuh,” ujar Syaridin Pj Walikota Langsa yang sangat merakyat dan bijaksana.

“Perlu menjadi catatan bahwa rencana manusia itu indah tetapi rencana Allah itu jauh lebih indah,” ungkap Syaridin.

Sejauh ini dr Helmiza sudah empat tahun menjabat sebagai Plt direktur sama juga satu periode dan sudah membawa perubahan yang baik bagi rumah sakit.

“Perlu dicatat terkait membantu, saya pastikan dr Zulkumar juga pasti akan membantu semua warga Langsa karena kita mengutamakan pelayanan.” ujarnya lagi

“Selama saya masih di Kota Langsa maka saya siap membantu semua masyarakat Langsa baik itu mendapatkan pelayanan rumah sakit maupun hal lainnya, tutup Syaridin sembari tersenyum santai.

Sebelumnya diberitakan media ini Jumat, 21-6-2024.

Lampiran surat laporan ke polres Langsa izin untuk unjuk rasa dikantor Walikota Langsa

Kisruh Direktur RSUD, Ketua YARA Langsa H A Muthallib: Pengangkatan Zulkumar Sudah Sesuai SOP

Pengangkatan dan Pelantikan drg. Zulkumar MARS sebagai Direktur RSUD Langsa sudah sesuai SOP dikarenakan jabatan tersebut hasil dari seleksi lelang jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama  Tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kota Langsa, H A Muthallib, Ibrahim, SE,.SH,.M.SI,.M.Kn, kepada sejumlah wartawan Jum’at 21 Juni 2024, di Langsa terkait adanya kisruh di internal Rumah Sakit milik Kota Langsa setelah pelantikan Direktur, Jum’at 14 Juni 2024 lalu.

H A Muthalib mengatakan, “masalah Direktur RSUD sudah selesai pasca drg. Zulkumar MARS dilantik sebagai Direktur RSUD Langsa seminggu lalu bersamaan dengan pelantikan 7 Pejabat Eselon II Pemko Langsa lainnya, sudah tidak ada masalah lagi, tinggal Direktur melayani masyarakat yang berobat ke RSUD kesayangan masyarakat Langsa, dan dapat diberikan pelayanan prima,” ujar H Thallib.

“pelantikan drg. Zulkumar MARS sudah sesuai Mekanisme dan sesuai SOP secara aturan hukum sudah Sah, tidak boleh melihat dari hal lain”, sebut H Thallib Dosen FH Unsam.

Ketua YARA Langsa menjelaskan, bahwa nama drg. Zulkumar MARS sudah ditetapkan oleh Kemendagri RI sesuai dengan hasil JPT yang diajukan oleh Pemko Langsa.

“persoalannya cuma keterlambatan pelantikan saja, karena harus ada izin Gubernur dan Kemendagri terkait waktu kapan dilantik,” ujarnya lagi.

“jadi diharapkan kepada pihak-pihak yang merasa tidak puas terhadap nama drg. Zulkumar MARS sebagai Direktur RSUD Langsa dan mengharapkan dr Helmiza Fahri SpOT menjadi Direktur untuk tidak mempermasalahkan lagi”, tegasnya.

H Thallib melanjutkan, “dr Helmiza jabatannya tetap kembali sebagai Wadir Umum RSUD Langsa karena sebelumnya hanya Plt Direktur. Sehingga Wadir itu tetap melekat, jadi tidak ada masalah lagi,” ujarnya

“Saya takutnya, ada pihak-pihak yang merasa dirugikan karena Helmiza tidak menjadi Direktur RSUD Langsa, karena informasi yang kita terima ini terkait dengan proyek-proyek yang ada di RSUD Langsa”, terangnya sembari tersenyum.

“Karena jika orang lain yang jadi Direktur, maka proyek tersebut takutnya tidak bisa mereka kendalikan lagi”, tambahnya.

“Untuk itu, kita harus menghormati proses JPT yang sudah dilakukan pihak Pemko Langsa, bahkan pelantikan pun sudah. Jadi masalah ini sudah selesai. Jangan membuat kisruh karena ini kn berdampak kepada hal lain nantinya,” ungkap H Thallib.

Lenih lanjut dikatakan “semua pihak harus menerima pemimpin baru, siapapun direktur rumah sakit umum Langsa, yang harus dilakukan pelayanan kepada masyarakat harus lebih baik lagi, sekarang juga sudah sangat baik, dengan ada nya direktur baru pelayanan juga semakin baik,” tutup H Thallib. (*)