Kasus Oknum Dokter Cabuli Istri Pasien Ternyata Sudah Berdamai

oleh -53.579 views
Kasus Oknum Dokter Cabuli Istri Pasien Ternyata Sudah Berdamai
Kasus oknum Dokter MY yang ditetapkan tersangka karena mencabuli TAF, istri pasien RS Bunda Medika Jakabaring, ternyata sudah berdamaian.(Foto Net)

Palembang | MEDIAREALITAS – Kasus oknum Dokter MY yang ditetapkan tersangka karena mencabuli TAF, istri pasien RS Bunda Medika Jakabaring, ternyata sudah berdamaian. Pihak tersangka berdamai dengan korban dan memberikan uang lebih dari Rp 600 juta.

Tim kuasa hukum TAF, Redho Junaidi membenarkan adanya perdamaian tersebut.

“Iya, informasinya memang seperti itu (TAF dan MY sudah berdamai),” katanya dikonfirmasi detikSumbagsel, Sabtu 20 April 2024.

Redho sendiri tak menampik jika perdamaian itu disepakati jika MY memberikan sejumlah uang kepada TAF.

“Iya, (damai dengan cara MY memberikan uang kepada TAF),” katanya.

BACA JUGA :   Asyik Pesta Sabu Pria Asal Sidang Gunung Tiga Di Tangkap Polisi

Meski tak menyebutkan secara rinci berapa nominal yang diberikan MY dalam perdamaian itu. Namun Redho membenarkan jika uang perdamaian yang diberikan MY di atas Rp 600 juta.

“Saya tidak berani menyebutkan berapa nominalnya yang jelas besar lah. Iya di atas itu (di atas Rp 600 juta),” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto mengakui Subdit PPA telah menerima surat perdamaian kedua belah pihak. Surat perdamaian itu telah diterima polisi pada Jumat 19 April kemarin.

BACA JUGA :   Mendagri Mencopot Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi Dari Jabatannya

“Iya (TAF dan MY berdamai), surat Kemarin 19 April disampaikan surat (perdamaian) ke kantor (Subdit PPA),” katanya.

Sunarto juga membenarkan jika tim dari Subdit PPA Ditreskrimum sudah resmi menetapkan MY sebagai tersangka di kasus tersebut.

“Iya benar, untuk kasus tersebut terlapor sudah ditetapkan menjadi tersangka,” katanya dikonfirmasi detikSumbagsel, Sabtu 20 April 2024.

Atas penetapan itu, lanjutnya, Ditreskrimum juga sudah menjadwal pemanggilan atau pemeriksaan MY dengan status tersangka untuk dapat hadir di Subdit PPA, pada Kamis 25 April 2024.(*)

Sumber: Dtk