Antisipasi Kedatangan Rohingya, Kapolda Tinjau Lokasi Perairan Aceh

oleh -198.759 views
Antisipasi Kedatangan Rohingya, Kapolda Tinjau Lokasi Perairan Aceh
Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko melaksanakan patroli udara, untuk memantau situasi terkini perairan Aceh, guna mengantisipasi kedatangan pengungsi Rohingnya, Rabu 20 Desember 2023. (Foto ist)

Banda Aceh | MEDIAREALITAS – Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko melaksanakan patroli udara, untuk memantau situasi terkini perairan Aceh, guna mengantisipasi kedatangan pengungsi Rohingnya, Rabu 20 Desember 2023.

Patroli yang dilakukan, merupakan upaya dan bentuk tanggung jawab terhadap keamanan, seiring maraknya gelombang pengungsi Rohingya yang masuk ke wilayah Aceh.

Selain itu, sebagai wujud tanggung jawab terhadap kondusifitas keamanan di wilayah Aceh, dengan kehadiran pengungsi Rohingya di beberapa lokasi pesisir Aceh.

Itu dikatakan Kabid Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto kepada awak media, Rabu 20 Desember 2023.

Kata Joko, Kapolda Aceh, Achmad Kartiko melaksanakan pemantuan dari udara, menggunakan helikopter Polri AW 169.

Sementara, tambah dia, dalam pelaksanaan tugas tersebut, Kapolda didampingi Karo Ops, Dirpolairud, beserta Dirintelkam, menyusuri perairan pesisir timur. Meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, dan Lhokseumawe.

“Kapolda melihat langsung situasi perairan yang berpotensi menjadi jalur masuknya pengungsi Rohingya, mulai dari Banda Aceh hingga Lhokseumawe. Mungkin secara continue, juga akan dilakukan ke lokasi perairan lainnya yang berpotensi mendaratnya pengungsi Rohingya,” ungkap Joko.

Oleh sebab itu, jelas Kabid Humas, masyarakat juga diminta untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Salah satunya, yaitu dengan tidak bertindak anarkis terhadap para pengungsi Rohingya, sekalipun arus kedatangan para pengungsi tersebut semakin bertambah, pungkas Joko.

Terkini, pihak Kepolisian berjanji akan menindaklanjuti kecemasan dan kegundahan masyarakat, terhadap info sindikat TPPO etnis Rohingya yang masuk ke wilayah Aceh.

Polisi akan bertindak tegas, jika mendapatkan oknum, diduga memiliki keterlibatan terhadap jaringan atau sindikat, terkait kasus TPPO Rohingya atau Human Trafficking, sekian.

Editor: Redaksi