Kabareskrim Polri Perintahkan Jajaran Waspadai Dana Politik Dari Jaringan Narkoba

oleh -741.759 views
Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto
Foto: Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Agus Andrianto.

Jakarta | MEDIAREALITAS – Kabareskrim Polri Komjen Pol. Agus Andrianto Perintahkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan jajaran untuk waspada fenomena narkopolitik, Indikasi politis yang terlibat dengan narkoba atau dana politik dari jaringan narkoba.

Ia minta seluruh jajaran reserse narkoba Polri sudah mulai memetakan dan mengantisipasi permasalahan terkait narkoba yang dapat menghambat Pemilu 2024, kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Hal ini disampaikan Kabareskrim dalam rapat kerja teknis (Rakernis) Direktorat Tindak Pidana Umum di Bali.

Menurut Agung, menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 salah satu permasalahan yang diantisipasi adalah politisi yang terlibat narkoba.

Ia menyebut, keterlibatan politisi dalam penyalahgunaan narkoba sudah jelas melanggar etika dan norma, bahkan dimungkinkan terdapat peredaran narkoba yang melibatkan politisi dalam memanfaatkan keuntungannya untuk mendukung kegiatan politiknya.

Menyikapi hal tersebut, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri beserta jajaran diharapkan dapat menyiapkan strategi dan memanfaatkan teknologi yang dimiliki untuk mencegah terjadinya fenomena narkopolitik, kata jenderal bintang tiga itu.

Mantan Kabaharkam Polri itu juga memerintahkan jajaran melaksanakan penegakan hukum secara profesional, berkeadilan dan berintegrasi.

Antisipasi adanya penggunaan sumber dana dari peredaran narkoba untuk kegiatan pemilu, kata Agus.

Dalam amanatnya, Agus juga meminta jajarannya untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama yang baik antar pemangku kepentingan terkait dalam penyelenggaraan Pemilu melalui komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam mewujudkan pemilu yang kondusif.

Terus upaya pemberantasan narkoba secara tuntas sampai ke akarnya, perlu di sadari dengan tindakan tersebut telah meningkatkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri dan menjadi ladang amal bagi personel dan institusi Polri, kata Agus. (*)

sumber: antara