Ketua PN Jakarta Selatan Pastikan Sidang Ferdy Sambo Digelar Terbuka

oleh -49.579 views
Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi dan Kapolri ke PTUN Jakarta
Foto Istimewa
Editor: Sumardi

 GOOGLE NEWS

Jakarta | Realitas – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Saut Maruli Tua Pasaribu memastikan sidang kasus pembunuhan berencana tersangka Ferdy Sambo bakal terbuka secara umum, Tempat pelaksanaan sidang kasus ini pun belum berubah, yaitu di ruang sidang utama PN Jakarta Selatan, yaitu ruang sidang Oemar Seno Adji.

“Sidangnya terbuka untuk umum, Bapak Ibu. Nanti boleh diliput,” kata Saut Maruli Tua Pasaribu di PN Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022).

Saut menuturkan, nantinya pihak pengadilan akan menyiapkan beberapa monitor agar masyarakat bisa menyaksikan jalannya persidangan. Pasalnya, ruang sidang utama Oemar Seno Adji tidak bisa menampung terlalu banyak orang. “Karena ruang sidang kita tidak terlalu besar, tapi di selasar itu kita siapkan monitor agar masyarakat rekan-rekan media juga bisa meliputnya,” ucapnya.

BACA JUGA :   Rutan Depok Dapatkan Penguatan Dari Staf Khusus Menkumham

Saut memastikan, sidang digelar secara offline. Tapi ia belum bisa memastikan persidangan 11 tersangka kasus pembunuhan berencana itu dilakukan secara terpisah atau bersamaan dalam satu hari.

Majelis hakim kata Saut, bakal mempertimbangkan hal itu terlebih dahulu untuk mencegah adanya intervensi antar tersangka. “Rencananya sidangnya offline, artinya dihadirkan di sini (tersangkanya). Nanti itu serahkan kepada majelis hakimnya apakah sidangnya disamakan, dibedakan, apa ruang tahanannya sama, ruangnya dipisahkan. Itu nanti sesuai kewenangan majelis hakimnya,” ucap Saut.

Adapun saat ini, PN Jakarta Selatan tengah menunggu pelimpahan berkas perkara dari Kejaksaan Agung (Kejagung). Pelimpahan berkas perkara itu rencananya dilakukan pada pukul 15.00 WIB – 16.00 WIB.

Saut menyatakan, pelimpahan berkas akan segera ditindaklanjuti dengan penunjukkan majelis hakim yang memeriksa yang menangani perkara pada hari ini.

“Pastinya jam berapa belum bisa kami pastikan, tapi memang hari ini. Kita kan buka sampai jam setengah 5 (sore), jam kantor kita. Jadi sebelum jam setengah 5 sudah dilimpah oleh teman-teman Kejaksaan,” jelas Saut.

Sebagai informasi, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim khusus (Timsus) Polri.

Kelimanya disangkakan melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 56 ke-1 KUHP. Selain kasus pembunuhan berencana, Polri juga telah menetapkan tujuh orang tersangka terkait kasus obstruction of justice pada perkara tersebut, termasuk Ferdy Sambo.

BACA JUGA :   Rutan Depok Dapatkan Penguatan Dari Staf Khusus Menkumham

Sedangkan enam tersangka lain adalah Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto. Para tersangka obstruction of justice itu diduga melanggar Pasal 49 jo Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat 1 jo Pasal 32 Ayat (1) Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE. (*)

 

Sumber: kompas