IKLAN YARA

Plh Muara Enim Buka Ruang Diskusi Dengan MPK

oleh -37.579 views
Plh Muara Enim Buka Ruang Diskusi Dengan MPK
Plh Muara Enim Buka Ruang Diskusi Dengan MPK
Penulis: M Umar
Editor: Rostani

 GOOGLE NEWS

Muara Enim | Realitas – Plh Bupati Muara Enim Buka Ruang Diskusi Dengan Majelis Pertimbangan Kelitbangan (MPK), untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut diterangkan Plh. Bupati Muara Enim, Kurniawan, A.P., M.Si., yang didampingi Pj. Sekretaris Daerah, Drs. Emran Tabrani, M.SI., saat menerima audiensi sekaligus silahturahmi dengan Majelis Pertimbangan Kelitbangan (MPK) Kabupaten Muara Enim, yang diketuai oleh Prof. Dr. Kgs. M. Sobri, M.Si. pada Selasa (07/06/2022) bertempat di Ruang Rapat Bupati Muara Enim.

BACA JUGA :   Polsek Tanjung Agung Berhasil Memediasi Kasus Problem Solving

Pada kesempatan tersebut, Plh. Bupati yang juga didampingi Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM, Amrullah Jamaluddin, S.E., dan Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, H. Alfarizal, S.H., M.H., menegaskan bahwa dirinya membuka ruang bagi semua pihak untuk memberikan gagasan serta siap melakukan kajian yang mendalam terkait pemanfaatan serta peningkatan potensi daerah secara maksimal.

BACA JUGA :   Pj Bupati Minta HIMA Muara Enim SS Bersinergi Dengan Pemerintah

Untuk itu, Plh. Bupati berharap MPK turut berperan serta memberikan masukan dan solusi dalam merumuskan arah, prioritas utama, dan kerangka kebijakan pemerintah hususnya dibidang dan keahliannya masing-masing.

Sementara itu, Ketua MPK, Muara Enim, yang diketuai oleh Prof. Dr. Kgs. M. Sobri, berkomitmen siap mendukung serta menyukseskan visi dan misi Bupati Muara Enim 2018 s.d 2023 yang Merakyat yakni Muara Enim untuk Rakyat yang Agamis, Berdaya saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera.

BACA JUGA :   Polsek Tanjung Agung Berhasil Memediasi Kasus Problem Solving

Dalam mendukung itu semua, dirinya telah melakukan penyusunan untuk menentukan arah prioritas serta kerangka kebijakan pemerintah daerah dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, telah melakukan pembandingan dengan daerah lain, mencarikan solusi dalam menyelesaikan isu isu strategis, serta menjadi mediator bagi pemangku kepentingan. (*)