Jayapura | Realitas – Ratusan Warga yang ada di Kabupaten Dogiyai, Papua, mengungsi ke posko Tentara Nasional Indonesia (TNI) karena rumah mereka sudah terbakar.
Sekitar 100 orang yang terdiri dari perempuan dan anak-anak, sejak Minggu (22/5/2022) malam mengungsi ke posko TNI-Polri di Kabupaten Dogiyai, Papua setelah rumah dan kios yang mereka tempati dibakar oleh warga yang asal-usulnya belum diketahui.
Ia menjelaskan, belum bisa dipastikan kelompok mana yang melakukan pembakaran namun diduga warga asli Dogiyai dan sekitarnya.
“Belum bisa dipastikan karena mereka sudah bergabung yang awalnya mencoba membakar pasar tapi tidak berhasil, jadi mereka pindahkan ke rumah warga,” kata Kompol Bambang.
Dia menyatakan situasi tegang karena orang-orang yang ingin membakar berusaha membakar berbagai lokasi yang tidak aman.
Bahkan ada dugaan bahwa kantor polisi yang menjadi Mabes Polri Dogiyai juga menjadi sasaran dan hendak dibakar.
Saat ini, aparat keamanan dalam keadaan siaga dan Kapolres Bambang meminta penambahan pasukan untuk mengantisipasi kebakaran susulan.
Menurut catatan polisi, ada 20 unit rumah yang berada di Desa Ikebo, Kimipugi, dan Ekimanida yang terbakar namun tidak ada korban jiwa, kata Kapolsek Dogiyai Kompol Bambang. (*)
Sumber: antara


