Kemlu Segera Panggil Dubes Inggris Untuk Klarifikasi Bendera LGBT

oleh -145.759 views
Kemlu Segera Panggil Dubes Inggris Untuk Klarifikasi Bendera LGBT
foto ilustrasi

Jakarta | Realitas – Dikarenakan terjadinya pengibaran bendera pelangi Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berencana meminta keterangan dari Duta Besar Inggris.

Pejambon telah menjadwalkan hari pemanggilan sang ambasador.

“Rencananya hari ini,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, lewat pesan singkat kepada Wartawan, Senin (23/5/2022).

Dia sendiri belum mendapatkan jadwal persis pemanggilan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins.

Meski begitu, Dubes Owen Jenkins dikatakan bersedia memenuhi panggilan Kemlu RI.

Pada 17 Mei 2022, bendera pelangi dikerek di tiang bendera Kedubes Inggris, berjejer dengan bendera Inggris Union Jack.

Momen 17 Mei adalah Hari anti-homofobia diperingati dunia setiap 17 Mei.

Dilansir situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lembaga ini telah menghapus homoseksualitas dari klasifikasi internasional tentang penyakit pada 17 Mei 1990.

“Kemarin, pada Hari Internasional Melawan Homofobia, Bifobia, dan Transfobia (IDAHOBIT) – kami mengibarkan bendera LGBT+ dan menggelar acara, demi kita semua yang merupakan bagian dari satu keluarga manusia.”

Demikian keterangan Kedutaan Besar Inggris untuk RI via akun resmi Instagram-nya, diakses wartawan, Sabtu (21/5) kemarin.

Inggris jelas menunjukkan keberpihakannya terhadap hak-hak LGBT.

Inggris juga mendorong semua negara di dunia untuk menghentikan diskriminasi terhadap LGBT.

Sejurus kemudian, meluncurlah kecaman kecaman terhadap pengibaran bendera LGBT di Jakarta. Mayoritas kecaman kecaman berasal dari kalangan agama.

“Kementerian Luar Negeri akan meminta klarifikasi kepada Duta Besar Inggris di Jakarta,” kata juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah kepada wartawan, Sabtu (21/5).

Sumber : detik