IKLAN YARA

Karena Cekcok, Guru Honorer Dibacok Secara Brutal Oleh Tetangganya

oleh -59.579 views
Karena Cekcok, Guru Honorer Dibacok Secara Brutal Oleh Tetangganya
Foto : ilustrasi Dibacok

NTB I Realitas – Karena cekcok, Seorang guru nonorer bibacok oleh tetangganya di Dudun Sorikut, Desa Manggenae, Dampu Kabupatem Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (7/1/2022) malam pukul 23.10 WITA.

ARN (20) membacok Irwan (39) secara brutal hingga mengalami pendarahan hebat.

Beruntung, korban dapat kabur menyelamatkan diri sebelum meregang nyawa.

“Korban berhasil diselamatkan warga yang berhamburan datang ke lokasi kejadian,” ujar Kasihumas Polres Dompu Iptu Akhmad Marzuki dilansir dari laman Humas Polda NTB.

BACA JUGA :   Prediksi FC Zurich vs Linfield, Liga Europa 12 Agustus 2022

Untuk meredam kemarahan warga, pelaku sesuai beraksi menganiaya korban segera dibekuk dan diserahkan ke polisi.

“Pelaku sudah diamankan, saat ini masih diperiksa kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Iptu Akhmad Marzuki.

Menurut Iptu Akhmad Marzuki, aksi penganiayaan bermula ketika pelaku cekcok dengan kedua orang tuanya sendiri.

Mendengar cekcok mulut yang tidak kunjung selesai, sebagai tetangga korban berusaha melerai.

BACA JUGA :   Polri Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Tewasnya Brigadir J

Seorang guru honorer dibacok secara brutal, penyebabnya sungguh sangat mencengangkan, cuma gegara hal ini.
Cekcok mulut itu kemudian berhenti sesaat.

Pelaku meninggalkan lokasi pertengkaran.

Namun, tak berapa lama pelaku datang kembali sambil membawa dua buah parang.

Tanpa banyak kata, pelaku segera menyerang orang tuanya.

Spontan korban berusaha mencegah aksi bejat pelaku.

“Berusaha dicegah korban, pelaku balik menganiaya korban,” ujar Iptu Akhmad Marzuki.

Dengan parang di tangan, pelaku membacok tangan korban dan mengenai jari tangan kanan, lengan kiri, dan pelipis kanan.

BACA JUGA :   Tim PKM Dosen Unsam Laksanakan Pengabdian Masyarakat

Darah segera bercucuran dari tubuh korban.

Tidak ingin mati konyol, korban segera melarikan diri meminta bantuan warga.

“Korban segera dilarikan warga di lokasi kejadian ke Puskesmas Dompu Timur untuk mendapat perawatan medis.”

“Pelaku oleh warga kemudian diamankan dan diserahkan ke polisi,” paparnya.

Sumber : JPNN
Editor : Yudi