Terkait Beredar Berita Akan Terjadi Badai di Pulau Timor, Ini Kata BMKG

oleh -133.759 views
Terkait Beredar Berita Akan Terjadi Badai di Pulau Timor, Ini Kata BMKG

NTT I Realitas – Menjawab berita yang beredar di masyarakat terkait badai di selatan pulau timor, BMKG memang terpantau adanya suspect area yang diindikasikan akan muncul di Laut Arafura, berdasarkan model NWP dalam 24 jam kedepan akan mulai terpantau adanya sirkulasi siklonik di lapisan bawah hingga menengah.

Namun demikian polanya masih cukup melebar.

Diperkirakan dalam 3 hari ke depan suspect area akan menguat cukup signifikan diindikasikan dengan semakin menguatnya pola sirkulasi dan kecepatan angin.

Suspect area mempunyai kecenderungan bergerak ke arah barat daya ke selatan NTT, perairan utara Australia.

Potensi menjadi siklon tropis dalam 48-72 jam kedepan cukup tinggi berdasarkan data model NWP, namun kemungkinan berada di luar AoR TCWC Jakarta.

Peringatan dini terkait dampak hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu di waspadai dalam beberapa hari kedepan terutama wilayah NTB, Maluku bagian selatan dan NTT.

BACA JUGA :  Jemi RH Nyatakan Siap Mengabdi Untuk Gampong Jawa, Tawarkan Kepemimpinan Transparan dan Anti Pungli

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi cuaca di wilayah NTT pada hari ini 21 Desember 2021, pada pagi hari umumnya Cerah Berawan hingga Berawan.

Namun pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Lembata, Alor, Belu, TTU, Malaka, TTS, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote Ndao, Sabu, Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya. Dan pada malam hari umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan.

Sesuai informasi dari BMKG NTT Maria Seran. Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi El Tari Kupang.

BACA JUGA :  Jemi RH Nyatakan Siap Mengabdi Untuk Gampong Jawa, Tawarkan Kepemimpinan Transparan dan Anti Pungli

Saat ini posisi matahari berada di Belahan Bumi Selatan (BBS) menyebabkan Indonesia pada umumnya
sudah memasuki musim hujan termasuk NTT

Maria Srn BMKG El Tari Koe: Terkait berita tentang tanggal 21 Desember akan ada fenomena titik balik matahari atau biasa disebut solstis Desember, terjadi saat belahan bumi selatan condong ke arah Matahari dan belahan bumi utara menjauhi matahari. Dampaknya, belahan bumi selatan yang condong menghadap matahari ini maka waktu siang dan sore harinya akan terasa lebih panjang dibandingkan waktu malam yang terasa lebih pendek
fenomena solstis terjadi 2 kali dalam setahun dan bukanlah fenomena yang berbahaya dan tidak menyebabkan bencana.

Penulis : Dance Henukh
Editor : Bunga