IKLAN YARA

Kanwil DJBC Sumut Musnahkan Barang Tidak Bertuan Senilai Rp 3,7 M

oleh -36.489 views
Kanwil DJBC Sumut Musnahkan Barang Tidak Bertuan Senilai Rp 3,7 M
UPDATE CORONA

Belawan I Realitas – Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Sumatera Utara (Kanwil DJBC Sumut) laksanakan pemusnahan barang tidak bertuan senilai RP 3,7 milyar dengan cara dibakar, dipecahkan didalam drum dan dipotong dengan mesin pemotong, Selasa (16/11/2021).

Bertempat di lapangan parkir KPPBC TMP Belawan Jalan Anggada II, Kelurahan Belawan 1, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumut – Parjiya dalam sambutannya mengatakan, bahwa barang-barang yang dimusnahkan tersebut hasil pencegahan Bea Cukai bersama petugas terkait antara lain TNI, Polri, Dinas Karantina Tumbuh-tumbuhan dan aparat terkait lainnya dan disimpan sudah cukup lama didalam gudang BC.

BACA JUGA :   Pemprov Sumut dan KSJ Tanda Tangani MoU Bersama Pramuka

“Barang-barang import yang dimusnahkan seperti, Balpres (pakaian bekas) sebanyak 516 koli, Obat-obatan dan Cosmetik sebanyak 5228 peckage, Elektronic, Spareparts dan Aksesoris lainnya sebanyak 2400 package, Makanan, Minuman, Susu bubuk, Permen, Minyak goreng, Coklat dan lain lain sebanyak 5580 package, Rokok ilegal sebanyak 3.425.497 batang dan minuman keras ilegal sebanyak 111.233 liter dengan total perkiraan senilai Rp 3,57 milyar rupiah”, Ucapnya.

Hasil penindakan dibidang import yaitu penindakan barang impoort yang terkena peraturan barang larangan seperti pakaian bekas yang dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan industri tekstil dalam negri dan mengakibatkan tutupnya industri tekstil, PHK karyawan serta berpontesi menularkan penyakit.

BACA JUGA :   Mantan Dekan FK USK: Tanda Tangan di Ijazah Elwizan Aminuddin Palsu

“Selain itu dibidang import yang terkena pembatasan import seperti Cosmetik, elektroik, makanan dan minuman barang import yang tidak dapat memenuhi perizinan import dari intansi terkait”, Lanjutnya.

Dalam upaya penegakan hukum pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2021, Kanwil DJBC Sumut telah melakukan penyidikan terhadap pelanggaran kepabeanan maupun cukai sebanyak 34 kasus, hal ini bisa terlaksana dengan baik karena dukungan dari Kejaksaan.

“Provinsi Sumut masih banyak penyeludupan seperti balpres, rokok, narkotika, minuman keras dan Kanwil DJBC Sumut terus bersinergi dengan aparat penegak hukum seperti TNI, Polri, Kejaksaan, Pemda dan masyarakat”, Tutupnya.

Dalam proses pemusnahan barang-barang tersebut, mengingat kasus Covid-19 yang kini terjadi di Indoneaia, pelaksanaan acara pemusnahan barang milik negara (BMN) menerapkan prokes dengan melakukan social distancing untuk mencegah penyebaran Virus Corona. (Win)