IKLAN YARA

BNNK Langsa Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba Bersama Pers

oleh -104.489 views
BNNK Langsa Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba Bersama Pers
BNNK Langsa Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba Bersama Pers
UPDATE CORONA

Langsa I Realitas – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa, Kamis (7/10/2011) menggelar workshop penguatan kapasitas insan media untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba.

Workshop yang diikuti puluhan insan pers Kota Langsa di aula Vitra Tirta Raya, menghadirkan sejumlah pemateri yaitu wartawan senior Ibnu Sakdan, akademisi Dr Amiruddin Yahya, dan BNNK.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa AKBP H Basri SH MH menyebutkan, untuk menyukseskan Kota Tanggap Ancaman Narkoba, BNNK menggandeng semua pihak termasuk insan media.

BACA JUGA :   Kapolda Aceh Minta Jajarannya Tingkatkan Persentase Capaian Vaksin

Kota Tanggap Ancaman Narkoba seyogianya berjalan sinergisi dalam mengampanyekan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Menurut Basri, saat ini Kota Langsa termasuk kota yang masih kurang atau tidak tanggap tentang itu, dalam artian penilaian dan regulasi.

Maka dari itulah, peran insan pers atau media dalam menyuarakan P4GN ke publik sangatlah dibutuhkan.

Intinya, semua pihak harus bergandeng tangan dan benar-benar komitmen terhadap pencegahan peredaran narkoba.

“Pemerintah pusat menyatakan Aceh pintu sebagai gerbang masuknya narkoba, ini harus menjadi perhatian semua pihak,” sebutnya.

Dia menambahkan, narkoba itu lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya, dan parahnya berdampak buruk merusak generasi bangsa ini.

Untuk itu harus adanya pembentukan penyadaran kepada masyarakat untuk tanggap terhadap narkoba.

Langkah tersebut salah satunya bisa dilakukan melalui sebuah pemberitaan media.

Diakuinya bahwa tanpa andil media BNN tidak bisa berjalan sendiri, insan pers sebagai mitra dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait darurat narkoba.

BACA JUGA :   Kenang Jasa Pahlawan, Kalapas Ziarah dan Tabur Bunga

Basri juga berharap media dalam memberikan informasi ke publik adalah informasi yang benar sesuai fakta di lapangan, sehingga masyarakat tidak salah menerima informasi.

“Mari kita sama-sama bergandengan tangan dalam menumpas peredaran narkoba dan terciptanya Kota Langsa tanggap ancaman narkoba,” tutupnya. (*)

Source:Trb