IKLAN YARA

BNN Gelar Workshop Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba

oleh -30.489 views
BNN Gelar Workshop Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba
BNN Gelar Workshop Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba
UPDATE CORONA

Muara Enim I Realitas – Badan Narkotika Nasioal ( BNN ) Kabupaten Muara Enim gelar workshop penguatan kapasitas media untuk mendukung kota Tanggap Ancaman Narkoba yang merupakan prioritas BNN Muara Enim, tahun 2021.

Dalam kegiatan tersebut, menghadirkan narasumber dari Dinas kesehatan diwakili dr. Tri Indriani, M.Kes, Yayasan Gugus Anti Narkoba Nusantara (GANN) Fani dan dari PWI Kabupaten Muara Enim Azhar, kegiatan tersebut bertempat di Hotel Griya Sentesa Muara Enim, Rabu, 15/09/2021.

Dalam sambutannya Kepala BNNK Muara Enim AKBP H.Abdul Rahman mengatakan ” salah satu penanggulangan pecandu narkoba adalah bagaimana fungsi Rehabilitasi yang harus kita kampanyekan kepada masyarakat melalui media, sehingga masyarakat yang ada di Kabupaten Muara Enim mengerti untuk mau direhabilitasi baik menginap maupun rawat jalan, karena semua program harus dipublikasikan melalui media masa sebagai fungsi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap bahayanya penyalahgunaan narkotika,” ucapnya.

BACA JUGA :   Musnahkan Shabu 13 Kg, Kapolresta Ajak Semua Pihak Fight to Drugs

Sementara Fany dari Yayasan Gugus Anti Narkoba Nasional ( GANN ) kabupaten Muara Enim menyampaikan ” Sumatera selatan merupakan ladang panen untuk transaksi bagi pecandu narkoba, sehingga Sumatera selatan merupakan peringkat ke 2 se-Indonesia dalam penggunaan narkoba, mulai dari kalangan bawah sampai kalangan ekonomi menengah ke atas, dengan adanya GANN yang bersinergi dengan pemangku kebijakan dan penegak hukum serta elemen masyarakat, bersama-sama untuk menurunkan angka pengguna narkoba,” imbuhnya.

dr. Tri Indriani, M.Kes mewakili dari Dinas Kesehatan juga menuturkan ” pecandu narkoba sangat sulit untuk menghindarinya, kita sebagai orang tua harus jeli melihat perkembangan anak, salah satu ciri dari pengguna narkoba, apabila anak tersebut suka menyendiri, kita harus tanggap dan waspada dengan perilaku yang demikian.

BACA JUGA :   Musnahkan Shabu 13 Kg, Kapolresta Ajak Semua Pihak Fight to Drugs

Lanjutnya, narkoba akan merusak generasi bangsa, merusak jaringan syaraf, biasanya akan ditawari dengan cara gratis, kemudian harus membayar dan dia akan berpikir untuk menghindar, karena syarafnya sudah terkontaminasi sehingga tidak bisa untuk lepas dari kecanduan dari narkoba, sebagai solusi adalah harus masuk panti rehabilitasi, tentunya akan ketat pengawasan dari petugas, dengan mengurangi dosis sedikit demi sedikit, sehingga pecandu dapat terbebas dari ketergantungan narkoba,” urainya.

Kemudian dari PWI Kabupaten Muara Enim, Azhar juga mengatakan ” Strategi media dalam penguatan kapasitas kota tanggap ancaman narkoba, ada 4 pilar demokrasi, Eksekutif, legislatif, yudikatif dan media untuk dapat memberantas peredaran narkoba khususnya di kabupaten Muara Enim harus ada sinergisitas.

” Dalam menyikapi yang saat ini sangat meresahkan masyarakat, media merupakan fungsi sebagai media informasi, media edukasi dan media kontrol sosial, sebagai media informasi dapat menyajikan berita yang berimbang, dalam hal ini tentu harus bersinergi dengan pihak yang terkait, juga sebagai edukasi dapat memberikan pembelajaran dan sosialisasi terhadap masyarakat agar lebih mengerti, dengan fungsi kontrol sosial, maka setiap lingkungan akan menjadi perhatian, apa yang dirasakan masyarakat selalu ada kontrol dan pengawasan, sehingga dalam situasi dan kondisi apapun ditengah-tengah masyarakat akan menjadi issu penting untuk disampaikan kepada pihak pengambil kebijakan,” ucapnya. ( Umar )