IKLAN YARA

Santri Pondok Pesantren Thawalib Belajar Dibawah Pohon

oleh -49.489 views
Santri Pondok Pesantren Thawalib Belajar Dibawah Pohon
UPDATE CORONA

Muara Enim I Realitas – Santri Pondok Pesantren Thawalib Kelurahan Air Lintang Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Sumsel baru pertama kali di rasakan para santri belajar secara alam terbuka di bawah pohon sawit, Selasa (10/08/2021)

Pimpinan pondok pesantren Thawalib Zulkarnai S.Pdi sering di sapa panggilan sehari hari (Buya Zul) mengatakan suasana baru Thawalib sekolah alam belajar di bawah naungan pohon sawit terlihat para santri merasakan nikmat belajar di alam terbuka dengan berlantaikan hamparan tanah tetap semangat para santriku belajar dengan mematuhi prokes aturan pemerintah menjalankan 3M mencuci tangan jaga jarak dan memakai masker.

BACA JUGA :   Tengkorak Yang Ditemukan di Kebun Karet, Korban Adalah Warga Gedubang Aceh

Lebihlanjut Zulkarnai menyebutkan, khusus anak sekolah tingkat pelajar SMA sedangkan santri tingkat SMP belajar sore hari semua santri kita atur di sini belajar terbagi dua dalam satu hari agar kita hindari kerumunan bagi santri menuntut ilmu di pondok pesantren Thawalib. ujar Zulkarnai.

Dengan rasa keprihatinan kesungguhan serta kemandirian akhirnya menjadi sosok figur yang bermanfaat bagi orang banyak, para santriku semoga apa apa yang engkau cita citakan di kabulkan Allah SWT.

BACA JUGA :   Jokowi Salurkan 20 Ton Jagung Kepada Peternak di Blitar

Jadilah kalian anak anak yang sholeh yang bermanfaat bagi orang banyak dan kedua orang tuamu serta para guru guru mu selalu membimbing dan mendoakan perjalanan hidupmu dalam menimba Ilmu di Pesanten Thawalib Darussalam Serasan.” ujar Buya.

Lanjut Zulkarnai kepada media ini mengatakan pondok Pesantren Thawalib karena keterbatasan ruang tempat belajar dan suasana penyebaran virus conona para santri ada yang tinggal di pondok dan ada yang di rumahkan agar tidak menimbulkan kerumunan di Pondok Thawalib.

BACA JUGA :   Polisi Terus Buru Pelaku Penembakan Ketua Majelis Taklim di Tangerang

Ironisnya yang tinggal di pondok belajar di bawah pohon sawit di harapkan pemerintah dapat membantu pasilitas tempat ruang belajar karena para santri menuntut ilmu dengan begitu semangat walaupun keterbatasan tempat belajar dan asrama putra begitu memprihatinkan yang di tempati sekarang ini pada saat musim hujan bocor serta pasilitas air sangat kurang.” pungkasnya. (M Umar)