Proyek Pagar & Talut SDN 2 Meurandeh Baru Selesai Dikerjakan Sudah Patah

oleh -190.759 views
SDN 2

Langsa | Realitas – Proyek Pembangunan Pagar dan Talut SDN 2 Gampong Meurandeh Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa Provinsi Aceh, baru saja selesai di bangun beberapa waktu lalu diduga tidak memperhatikan kualitas bangunan.

Kondisi Pagar Sekolah Dasar Negeri 2 Gampong Meurandeh sangat memprihatinkan, dengan kondisi bangunan yang sudah mengalami kerusakan retak dan nyaris patah.

Juga dalam pekerjaan nya tampak asal – asalan tidak rapi pada pelasteran yang terdapat pada dinding pagar.

Pantauan Media ini di lapangan, Jum’at (27/8/2021) bangunan tersebut baru beberapa hari selesai di kerjakan, tapi sayang pembangunan pagar yang menghabiskan anggaran ratusan juta tersebut, tidak tahan lama baru hitungan hari pembangunan sudah retak dan patah, diduga dalam pengerjaan nya tidak berkualitas.

BACA JUGA :  MaTA Desak Polda Aceh Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa 2017 yang Mangkrak

Proyek Pagar & Talut SDN 2 Meurandeh Baru Selesai Dikerjakan Sudah Patah

Menurut informasi dari papan nama proyek pembangunan pagar dan talut SDN 2 Gampong Meurandeh, dengan Nomor Kontrak. 04/SPK-DISDIK/DOKA-FISIK/2021. Nilai Kontrak. Rp 528.752.400. Pelaksana CV. Pinang Baris. Pengawas. CV. Olvy Consultant. Sumber Dana Otsus 2021.

Dilansir dari metrorakyat.com, Rozak pihak pelaksana CV. Pinang Baris, saat di hubungi melalui handphone untuk guna konfirmasi mengatakan dirinya berada di Gampong Sungai Pauh dan kalau mau konfirmasi silahkan sama Alok saja, kata nya.

Kemudian media ini meminta nomor teleponnya orang yang diarahkan oleh Rozak, namun sampai berita ini diterbitkan nomor yang diminta belum juga dikirimkan untuk gunakan konfirmasi.

Selanjut nya, pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa Dra. Ratna Dewi saat di konfirmasi melalui handphone WhatsApp berulang kali dihubungi dengan dana dering untuk dimintai tanggapan nya terkait proyek pembangunan pagar dan talut pada SDN 2 Gampong Meurandeh yang bersangkutan tidak mengangkat.

Sampai berita ini di tayangkan media ini belum ada keterangan resmi dari pihak ter kait. (red)