IKLAN YARA

PDAM Tirta Persada Aceh Timur Dianggap Masih Belum Sesuai Harapan

oleh -62.489 views
Banda Aceh Berpotensi Dilanda Hujan Disertai Petir
Ilustrasi
UPDATE CORONA

Aceh Timur I Realitas – Kalangan pelanggan mengeluhkan kualitas air Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Persada Kabupaten Aceh Timur karena dianggap masih belum sesuai harapan.

“Kualitas air masih di bawah rata-rata. Air terlihat keruh dan menguning.

Tapi distribusi air lancar, kecuali sesekali saat perbaikan jaringan di kawasan Lhok Nibong,” kata Hasanah, pelanggan PDAM Tirta Persada Idi Cut, Aceh Timur, Minggu (1/8/2021).

BACA JUGA :   H. Juanda Naim, Beri Penghargaan Untuk 4 Anak Didik MAN 1 Lampung Timur

Kendati begitu, Hasanah mengaku tidak terlalu kesulitan mendapatkan air bersih karena selama ini selama musim penghujan. Sebab, di saat air PDAM keruh, kebutuhan air mampu bisa diganti dengan air sumur.

“Jika musim kemarau, sumur ikut kering. Tapi, sekarang sedang musim hujan, sehingga air PDAM yang keruh bisa digantikan dengan air sumur,” ujar Hasanah.

Namun di saat sumur mengering, kata Hasanah, air PDAM yang keruh dan menguning terpaksa digunakan untuk mandi, mencuci, bersuci, dan bahkan untuk air minum.

BACA JUGA :   Azhar Budiman Apresiasi Kinerja Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar

Sebagai pelanggan, Hasanah berharap agar PDAM memperbaiki kualitas air yang disuplai ke pelanggan, tidak seperti sekarang, kondisinya keruh dan menguning.

“Seiring dengan naiknya tarif pelanggan air bersih rumah tangga, seharusnya kualitas air yang didistribusikan semakin baik dan bersih, sehingga pelanggan tidak merasa dirugikan,” ujar Hasanah.

BACA JUGA :   Bupati Tapanuli Tengah Bangun Kembali 2 Rumah Warga Yang Terbakar

Direktur PDAM Tirta Persada Aceh Timur Iskandar mengaku akan segera melakukan pengecekan penyebab turunnya kualitas air ke pelanggan di sejumlah kecamatan di kabupaten itu.

“Kami cek dulu ke lapangan, apa penyebab turunnya kualitas air bersih yang didistribusikan PDAM kepada pelanggan di Kabupaten Aceh Timur,” ujar Iskandar. (*)

Sumber : ant