IKLAN YARA

KPA dan Mahasiswa di Aceh Tanam 1.000 Pohon Saat Kemerdekaan RI

oleh -69.489 views
UPDATE CORONA

Banda Aceh  I Realitas – Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Aceh Besar bersama Metalik, mahasiswa Pecinta Alam Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (USK), melakukan penanaman 1.000 pohon pucuk merah di Kawasan Agro Wisata Kuta Malaka, Aceh Besar.

Ketua KPA Wilayah Aceh Besar Mukhlis Basyah, Selasa, program penanaman pohon yang diinisiasi mahasiswa Metalik USK itu merupakan program yang sangat dibutuhkan masyarakat, baik di Aceh Besar maupun Aceh pada umumnya.

BACA JUGA :   Ir H Arse Pane Ketua SBPMP4 Jakarta : Polda Aceh dan Polres Langsa Kita Minta Usut Tuntas Kasus Pembakaran Rumah Pengacara H A Muthallib

“Saya atas nama KPA wilayah Atjeh Rayeuk (Aceh Besar) sangat berterima kasih kepada para mahasiswa yang telah ikut mengajak kami bersama menanam 1.000 pohon ini,” kata Mukhlis di Aceh Besar.

Dia mengatakan reboisasi dengan cara penanaman 1.000 pohon tersebut dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Ia menjelaskan aksi reboisasi tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat, mengingat pegunungan di wilayah Kuta Malaka, Aceh Besar tersebut sudah sangat tandus, dengan potensi risiko yang besar.

BACA JUGA :   Kejari dan PT. Pos Lakukan MoU Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

“Tentu aksi ini sangat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar, apalagi sejumlah pegunungan saat ini sudah mulai terlihat tandus, dan ini juga akan membawa dampak yang buruk bagi masyarakat jika kondisi pegunungan seperti ini terus dibiarkan,” katanya.

Apalagi, dia menambahkan, akhir-akhir kondisi suhu udara juga semakin meningkat, bahkan debit air akan terus berkurang apabila tidak segera dilakukan reboisasi.

Sebab itu kegiatan penanaman pohon tersebut perlu didukung penuh semua pihak, terutama pemerintah.

“Ke depan kita dari KPA Atjeh Rayeuk berharap pemerintah terus mendukung kegiatan penanaman pohon, bukan hanya di sini, akan tetapi seluruh Aceh.

Mari sama-sama kita menjaga alam, karena kehidupan manusia sangat tergantung dengan alam,” kata mantan Bupati Aceh Besar itu. (*)

Sumber: Ant