Aceh Singkil | Realitas – Vaksin tidak (Seratus persen) 100% membuat kebal, tetap bermanfaat dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan jika tertular covid.
Pernyataan itu disampaikan dokter Nila Herlita sepesialis paru, kepada Tim Satgas pecepatan penanganan Covid-19 di Aceh Singkil, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Singkil Muhamad Raja Maringin, (25/6/2021).
Hal itu sekaitan setelah Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dinyatakan terkonfimasi Positif Covid-19 kedua kalinya berdasakan hasil salinan Sewab dikeluarkan dari Unsyiah Banda Aceh tanggal (23-6-2021).
Sementara Dulmusrid sudah menerima suntik vaksin sinovac kedalam tubuhnya, ternyata masih tertular Covid-19, hal itu menjadi tandatanya dari sebahagin masyatakat.
Muhamad Raja Maringin menyebutkan, setelah melalui konsultasi kepada ahli dr Nila Herlita sepesialis paru yang disampaikan kepadanya selaku Kabid P2P Dinkes Aceh Singkil melalui media ini ia menyampaikan 5 poin kepada masyarakat antara lain;
1. Adalah benar seseorang yang sudah divaksin bisa terinfeksi covid kembali. Efikasi vaksin sinovac diketahui sampai saat ini 65,3% artinya kemanjuran vaksin dalam melawan penyakit pada orang yang sudah divaksin adalah sekitar 65,3 kali dari pada yang belum divaksin.
2. Walaupun vaksin tidak 100% membuat kebal tetap bermanfaat dalam mengurangi dampak yang ditimbulkan jika tertular covid artinya tadinya bisa gejala sedang sampai berat bisa jadi ringan saja.
3. Antibodi bertahan/meningkat sampai 28 hari setelah vaksin kedua. Lebih dari itu belum ada evaluasi nya.
4. Sudah ditemukan berbagai mutasi virus covid dengan gejala yg lebih beragam dan tingkat keparahan yang lebih tinggi dari sebelumnya.
5. Sebaiknya setelah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan.
” Mungkin Bupati kegiatannya cukup padat dia kurang istirahat sehingga kekebalan didalam tubuh dia menurun, Sehingga ada bergejala ringan terhadap diri beliau. Ujarnya berulang-ulang
Dikesempatan ini Muhamad Raja Maringin menyampaikan pesan kepada masyarakat antara lain katanya; Istirahat yang cukup untuk membentuk antibodi pada tubuh kita. Perbaiki nutrisi dari makan dan minum.
Ikuti peraturan pemerintah dengan mengikuti vaksinasi Covid-19 untuk kekebalan tubuh, agar kita terhindar dari pandemi virus covid-19 tegah mewabah di Aceh Singkil.
Mematuhi protokol kesehatan dengan 3 M dan bila perlu 5 M. (Rostani)

