Ketua AJI Medan Desak Kepolisian Ungkap Kasus Pembunuhan Marsel

oleh -144.489 views
Partai UKM

IDUL FITRI

Medan I Realitas – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan Liston Aqurat Damanik mendesak aparat kepolisian mengungkap kasus pembunuhan Mara Salem Harahap alias Marsel.

Liston bilang, tindakan semacam ini tidak boleh dibiarkan, menurutnya, intimidasi, teror, bahkan sampai menghilangkan nyawa orang lain adalah tindakan yang sangat keji, dan pelakunya wajib ditangkap dan diproses hukum.

“AJI Medan mengecam tindakan pembunuhan terhadap Mara Salem Harahap. Apapun alasan yang melatarinya, kekerasan dan aksi main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan,” kata Liston, Sabtu (19/6/2021), Liston berpandangan, bahwa Indonesia adalah negara hukum.

Sehingga, tidak ada satupun pihak yang boleh main hakim sendiri, apalagi sampai melakukan tindakan pembunuhan.

“Untuk itu, kami meminta Polda Sumut dan Polres Simalungun segera mengungkap motif dan menangkap pelaku pembunuh Mara Salem Harahap,” ujar Liston.

Sepanjang 2021 ini, terjadi beberapa kasus teror dan penyerangan terhadap jurnalis, berdasarkan catatan AJI Medan, kasus pertama terjadi pada 29 Mei 2021 lalu.

Saat itu rumah jurnalis linktoday.com, Abdul Kohar Lubis, di Kota Siantar nyaris dibakar orang tidak dikenal (OTK).

Kemudian pada 31 Mei 2021, mobil jurnalis MetroTV asal Kabupaten Serdangbedagai, Pujianto Sergai, yang terparkir di depan rumahnya dibakar OTK, selanjutnya, pada 13 Juni 2021, rumah orang tua jurnalis di Kota Binjai, Sofian, dibakar OTK.

Sofian yang kerap memberitakan tentang maraknya perjudian di kota itu juga pernah diteror dengan bom molotov dan tembakan airsoft gun di rumahnya.

“Melihat banyaknya kasus teror yang dialami kalangan jurnalis, AJI Medan juga berharap Polres Siantar, Polres Serdangbedagai, dan Polres Binjai untuk melanjutkan proses penyelidikan terhadap kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di wilayahnya,”

“Kasus lain yang berhubungan dengan tindak intimidasi terhadap jurnalis ini tidak boleh dibiarkan,” kata Liston, khusus kepada masyarakat, sambung Liston, dia meminta agar semua warga mendukung kebebasan pers dan menggunakan mekanisme yang diatur oleh Undang-Undang Pers dalam penyelesaian sengketa pers.

“Kami juga meminta agar seluruh jurnalis di Sumatera Utara untuk mengedepankan profesionalisme dan mengutamakan keselamatan dalam menjalankan kerja jurnalistik,”Ujarnya. (Tribun/Red) 

UPDATE CORONA