Masyarakat Kuansing Tidak Pernah Masalahkan Peti

oleh -65.489 views

IDUL FITRI

Riau I Realitas – Masyarakat asli Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, dari dulu hingga saat ini tidak pernah menpermasalahkan Aktifitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kuansing ssalkan kktifitas tersebut tidak di lakukan di tempat- tempat yang di larang oleh tokoh- tokoh adat dan pemuka masyarakat seperti di sepanjang aliran sungai Dan merusak Pasilitas umum.

Aktifitas penambang emas di Kuansing sudah hampir puluhan tahun dan masyarakat tempatan tidak pernah Komplin atau menpermasalah kannya hal ini terbukti masyarakat tidak pernah melakukan unjuk rasa terkait aktifitas PETI tersebut fan mereka melakukan aktifvitas di tanahnya sendiri bukan mengunakan alat berat atau BOX, jadi apabila ada yang memposting aktifitas PETI tersebut di media social itu hanya untuk kepentingan pribadi saja.

Pada saat media melakukan social control di setiap kecamatan yang berada di Kuansing dan bercerita dengan salah satu tokoh masyarakat.

“Kalo PETI di kuansing ini pak,sangat sulit untuk di Berantas,ini sudah menjadi kearifan lokal atau menjadi ekonomi alternatif saat pandemi Covid-19 yang melanda” jelas tokoh masyarakat yang biasa di pangil Datuak

Datuak menuturkan, sudah banyak para ahli Pertambagan nasional bakan dunia yang coba meneliti kandungan emas yang berada di perut bumi Kuansing tapi hasil tidak banyak dan emas di Kuansing hanya bisa untuk bertahan hidup dari hari ke hari.

“klo istilah kami di sini pak,emas hanyut,”ucap Datuak

Salah seorang pekerja PETI Doni mengatakan, kami lebih baik mendekam di jeruji besi dari pada anak istri kami Kelaparan, kami tidak malu masuk jeruji besi Karna mencari sesuap nasi.

“Permasalahan PETI di Kuansing ini hanya urusan perut, seharus nya Pemerintah Melindungi¬† masyarakat Dan membina nya bukan Menjebloskan nya ke jeruji besi, sudah ratusan masyarakat pekerja PETI ini mendekam di jeruji besi tapi tak ada juga solusi nya dari Pemerintah,” jelas Doni. (Anhar Rosal)

UPDATE CORONA