Bambang Soesatyo Apresiasi Prestasi 100 Hari Kepemimpinan Kapolri

oleh -105.489 views
Ketua MPR Bambang Soesatyo

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi capaian Polri selama 100 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ia mengangkat visi transformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Presisi (Predictive, Responsibility, dan Fair Transparent).

REALITAS TV

Kepolisian Negara Republik Indonesia akan terus meningkatkan kinerjanya untuk menjadi tegas dan membangun personel yang solid, profesional dan berkualitas dalam menghadapi era Polri 4.0.

“Polri telah berhasil meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi.

Dalam konteks fungsi lalu lintas, kita telah mengimplementasikan SIM internasional online, aplikasi SIM nasional presisi online, teori ujian SIM online (Eavis), aplikasi e-PPSI [untuk pemeriksaan psikologi], aplikasi e-Rikkes [untuk pemeriksaan kesehatan], dan Sistem Administrasi Satu Pintu (Samsat) digital nasional, sangat mudah bagi masyarakat untuk mengurus Surat Izin Mengemudi secara online.

BACA JUGA :   Medco Komitmen Dukung Industri Domestik di Aceh

Tinggal duduk saja di rumah, dan Surat Izin Mengemudi akan dikirimkan ke rumah kita, “kata Bamsoet, Rabu (19/5/2021).

Ia juga menyebutkan dalam fungsi Intelkam Polri telah menerapkan sistem online SKCK (Surat Keterangan Izin Polisi).

Juga untuk berbagai fungsi seperti di Pusat Pelayanan Terpadu Polri (SPKT), di Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim) melalui penerapan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) online.

Direktorat cybercrime (Dittipidsiber) melalui aplikasi Patrolisiber.id, di Inspektorat Pengawasan Umum Polri melalui Dumas Presisi (mekanisme pengaduan masyarakat terintegrasi), dan di Divisi Profesi dan Keamanan Polri melalui Propam Presisi mekanisme pengaduan terkait profesionalisme kerja polisi.

Polri juga menambah fasilitas tiket elektronik (e-TLE). Setidaknya hingga Maret 2021, ada 244 titik kamera tiket elektronik yang tersebar di 12 wilayah Polda.

BACA JUGA :   Berantas Aksi Premanisme, Polda Aceh Amankan 32 Pelaku di 15 Lokasi

Sembilan puluh delapan titik di wilayah Polda Metro Jaya, Lima titik di wilayah Polda Riau, 55 titik di wilayah Polda Jawa Timur, 10 titik di wilayah Polda Jateng, 16 titik di wilayah Polda Sulsel, 21 titik di wilayah Polda Jabar, delapan titik di wilayah Polda Jambi.

Daerah, 10 titik di wilayah Polda Sumbar, empat titik di wilayah Polda DIY (Yogyakarta), lima titik di wilayah Polda Lampung, 11 titik di wilayah Polda Sulut, dan satu titik di wilayah Polda Banten. Jumlahnya akan terus bertambah, “kata Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu menyebut polisi Indonesia masih harus menangani banyak hal penting. Salah satunya terkait pengembangan sumber daya Polri.

BACA JUGA :   Pangdam III/Slw Sampaikan Amanatnya Dalam Pembukaan TMMD ke 111 di Cianjur

Merujuk pada makalah Kapolri dalam uji kelayakan dan kepatutan di DPR pada Januari 2021, hingga Oktober 2020, total SDM Polri telah mencapai lebih dari 438.387.

Terdiri dari 24.500 anggota Polri di Mabes Polri, 393.543 anggota Polri di Polda, 3.950 Polri di Mabes Polri, dan 16.391 Polri di Polda.

“Jumlah SDM yang banyak memang menantang. Polri harus memastikan tidak ada praktik diskriminasi yang berpotensi menghambat kemajuan sumber daya Polri.

Seperti persyaratan personel yang dapat bersekolah di sekolah kepegawaian dan pimpinan dengan latar belakang lulusan tertentu, persyaratan menjadi Kapolda, to standart untuk polwan, ”tutup Bamsoet. (*)

UPDATE CORONA