Polisi Tindak Tegas Masyarakat Nekat Mudik Lebaran Lewat Jalur Tikus

oleh -109.489 views
Foto: Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.

Dalam aturan tersebut, larangan mudik dilakukan selama 6-17 Mei 2021. Hal ini dilakukan oleh pemerintah demi mencegah penularan Covid-19. Larangan ini juga berlaku untuk moda transportasi darat, laut dan udara.

REALITAS TV

Sementara, aparat kepolisian juga ikut berupaya untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang masih nekat mudik lebaran 2021. Seperti adanya pemudik yang mencoba mudik melalui jalur tikus maupun menggunakan travel gelap.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyatakan, pihaknya akan menindak tegas bagi warga yang mencoba mudik melalui jalur-jalur tikus.

“Kami akan menindak tegas, kemana pun jalur-jalur tikus yang coba dimasuki akan kita tindak tegas,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/4/2021).

BACA JUGA :   Pelayanan SPKT Polda Aceh Untuk Masyarakat

Yusri juga menyampaikan, Polri telah mengantisipasi adanya jasa travel gelap yang masih beroperasi dan membawa penumpang untuk pulang kampung.

“Kita mengacu pada tahun lalu, truk sama travel gelap. Sekali lagi saya tegaskan sebaiknya jangan.”Ini harus dipahami betul untuk para orang yang mencoba berspekulasi menggunakan truk dan travel gelap,” jelas dia.

Namun, Yusri tidak menjelaskan sanksi bagi masyarakat yang melanggar larangan mudik tersebut. Dia meminta masyarakat memahami terkait pelarangan mudik lebaran kali ini.

“Saya pertegas aja di sini, tujuannya dilaksanakan kegiatan larangan mudik, ini sebagai upaya memutus mata rantai Covid.”

“Jadi diharapkan sebagai sosialisasi kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan yang sifatnya kedinasan untuk sebaiknya tidak usah,” ungkap dia.

BACA JUGA :   Kades Kesuma Dan Inspektorat Pelalawan Diduga Kongkalikong

Sanksi Pemudik Nakal akan Diputarbalikan Berlaku

Sementara itu, Polda Metro Jaya juga siap menindak para warga yang nekat mudik meski sudah dilarang oleh pemerintah. Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengaku akan memberikan sanksi tegas.

Seperti warga yang mudik menggunakan kendaraan pribadi, akan diputarbalikkan oleh jajarannya. Sanksi khusus juga menanti travel gelap yang kedapatan mengangkut warga yang nekat mudik.

Begitu pula bagi kendaraan barang yang nantinya kedapatan membawa penumpang. “Kecuali untuk pelanggaran-pelanggaran yang memang ada pasalnya pelanggaran lalin.”

“Nah pasal-pasal seperti itu tentu kita tindak, tetapi kalau hanya masalah orang mudik dan sebagainya itu hanya kita putar balik,” imbuh Sambodo.

Sambodo juga mengatakan, warga yang pada akhirnya mudik sebelum tanggal pelarangan mudik diberlakukan yaitu tanggal 6 Mei 2021 diminta untuk menaati aturan yang berlaku.

BACA JUGA :   Nasrun Umar Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Bupati Muara Enim

Aturan itu, kata dia, sudah tertuang dalam Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19. Para pelaku perjalanan harus melakukan tes terlebih dahulu.

“Artinya perjalanan itu harus tetap mengikuti aturan-aturan yang sudah berlaku, seperti pembelian tiket harus ada swab antigen, PCR, GeNose, dan sebagainya,” kata Sambodo.

“Semua (kendaraan), karena kan aturannya yang dibolehkan perjalanan non-mudik itu kan perjalanan dinas.”

“Kemudian yang kedua apabila ada yang sakit atau pengantar yang meninggal dunia, atau ibu hamil yang ingin melahirkan, di luar itu tidak diperbolehkan,” tandasnya.

“Sebagai contoh misalnya travel gelap itu kan ada pelanggarannya, kemudian truk digunakan untuk mengangkut orang, nah itu kan ada pasal pelanggarannya,” jelas dia. (*)

Sumber: Trb

UPDATE CORONA