LSM LIRA Kota Medan Desak MKD Gelar Sidang Terkait Unggahan Anggota DPR RI Komisi III, M. Syafi’i

oleh -95.489 views
LSM LIRA
Walikota LSM LIRA Kota Medan Drs Sam'an Lubis

IDUL FITRI

Medan I Realitas – Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Kota Medan mengkritik unggahan anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafi’i atau Romo Syafi’i melalui akun instagramnya @romo.safii mengenai Wali Kota Medan terkait pencopotan Edwin Effendi dari jabatan sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan pada Kamis, (29/04/2021).

Pernyataan Romo Syafi’i dalam instagram pribadinya tersebut adalah suatu kesalahan yang fatal dan mengotori ruang publik sehingga dapat menciptakan ketegangan serta kegaduhan ditengah-tengah masyarakat.

REALITAS TV

“Postingan Romo Syafi’i yang menyebut Walikota Medan, ketularan kebiasaan berbohong terkait dicopotnya Kadis Kesehatan, hal ini akan menimbulkan beragam komentar dan pelecehan terhadap Bobby Nasution maupun Romo Syafi’i sendiri serta berpotensi menciptakan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat”, ucap Walikota LSM LIRA Medan, Drs Sam’an Lubis.

Menurutnya, postingan tersebut secara tidak langsung mempertontonkan ke publik kalau dirinya sebagai anggota DPR RI berbicara memiliki kepentingan pribadi atau golongan tertentu dan perlu diketahui keluarga Edwin Effendi merupakan besan dari Romo Syafi’i.

“Hal ini tidak dibenarkan dan secara terang-terangan melanggar kode etik, sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2015, tentang kode etik Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan BAB II Bagian Kesatu tentang Kepentingan Umum dalam Pasal 2 Nomor 1 berbunyi: Anggota dalam setiap tindakan harus mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara dari pada kepentingan pribadi, seseorang maupun golongan”, Tegasnya.

LSM LIRA mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk segera menggelar sidang dugaan melanggar kode etik karena Anggota Komisi III tersebut (Romo Syafi’i/red) bukan berasal dari Komisi yang membidangi Kesehatan dan sebaiknya berbicaralah sesuai dengan Komisinya.

“LSM LIRA Kota Medan berharap MKD untuk segera melakukan sidang terkait kesalahan fatal yang dilakukan Romo Safi’i dan bila terbukti, Romo Syafi’i dapat diberhentikan sesuai dengan peraturan DPR RI No.1 Tahun 2020 tentang Tatatertib, bagian ke 4 yaitu pemberhentian antar waktu sesuai dalam Pasal 14, 2, Huruf b berbunyi melanggar sumpah/janji jabatan dan kode etik”, Tutupnya. (Win)

UPDATE CORONA