Ketua DPRD Pesaman Barat Bantah Melakukan Perbutan Dugaan Mesum Dengan Staf

oleh -150.489 views
Foto File: Dok.Dtc/ Ketua DPRD Pasaman Barat, Sumbar Parizal Hafni.

IDUL FITRI

Pasaman BaratRealitas – Ketua DPRD Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) Parizal Hafni membantah melakukan perbuatan dugaan mesum dengan staf perempuannya di kantor DPC Gerindra Senin (19/4/2021) malam.

Dia mengaku ada tugas yang harus disiapkan.

REALITAS TV

Dia menuturkan tugas yang disiapkan itu yakni karena kantor Kesbangpol Pasaman Barat meminta bahan yang akan diperiksa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) persyaratan partai yang belum lengkap untuk disampaikan dengan batas terakhir hari ini, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya pada Senin (19/4/2021) malam selepas sholat Isya, ia menghubungi stafnya yang sedang berbuka di salah satu rumah makan di Pasaman Barat.

“Saya menghubungi staf saya karena ada tugas yang harus diselesaikan karena dia yang bisa memakai komputer,” katanya, Rabu (21/4/2021).

Setelah sampai di kantor Gerindra dan usai sholat Isya, ia mengaku mendengar suara ramai di luar dan langsung membukakan pintu.

Ia bertemu langsung Kasat Resnarkoba dan Kepala BNNK Pasaman Barat dan ditanya ada apa.

Lantas mereka menjawab ada laporan masyarakat tentang dugaan penyalahgunaan narkoba di Kantor Gerindra.

“Mendengar itu saya langsung persilakan masuk dan memeriksa kantor sampai ke lantai dua,” katanya.

BACA JUGA :   Memahami Papua Serta Upaya Penyelesaian Secara Dialog dan Kolaboratif

Setelah turun dari lantai dua, masyarakat sudah ramai berdatangan di luar. Saat itu mereka mempertanyakan hal lain kenapa ada perempuan malam-malam di Kantor Gerindra bukan masalah narkoba lagi.

Dia langsung menjawab Kantor Gerindra itu sama dengan DPRD. Baik siang atau malam jika dibutuhkan dapat dipanggil bekerja menyelesaikan tugas-tugas kantor dan tidak harus dilaporkan.

“Saat itu kami di ruangan tengah dan tidak ada persoalan. Saya buka pintu dan siap sholat. Tidak ada aneh-aneh. Ajudan dan supir saya di depan minum kopi,” ujarnya.

Setelah itu dibuatkan klarifikasi surat pernyataan dipanggil orang tua stafnya dan dibacakan di hadapan warga aparat dan wartawan tentang kesalahpahaman yang terjadi. “Persoalan itu sudah selesai dan hanya terjadi kesalahpahaman,” tegasnya.

polres Pasaman Barat AKBP Sugeng Hariyadi menegaskan Ketua DPRD Pasaman Barat Parizal Hafni tidak terindikasi memakai narkoba.

“Saya tegaskan, setelah melakukan pemeriksaan di Kantor DPC Partai Gerindra tidak ditemukan bukti narkoba dan hasil tes urinenya pagi ini negatif,” ujar Sugeng, di Simpang Empat.

BACA JUGA :   184 Kendaraan Hasil Penyekatan Empat Polres di Hari Keempat

Menurutnya, pihaknya pada Senin (19/4/2021) sekitar pukul 20.30 WIB mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada dugaan penyalahgunaan narkoba di Kantor Gerindra setempat.

Setelah itu, Kepala BNNK Pasaman Barat Irwan Effendry dan Kasat Satresnarkoba Iptu Eri Yanto mendatangi lokasi dan menemukan ada yang berada dalam ruangan kantor, yakni Ketua DPRD Parizal Hafni bersama stafnya.

Setelah itu, dilakukan pemeriksaan dan pengecekan di lokasi dengan disaksaikan oleh masyarakat.

“Hasilnya tidak ditemukan barang narkoba di Kantor Gerindra Pasaman Barat. Setelah itu ternyata berkumpul masyarakat mempertanyakan kegiatan yang sedang berlangsung,” katanya pula.

Pada malam itu, katanya lagi, pihaknya juga menurunkan personel pengamanan karena masyarakat ramai mempertanyakan keberadaan staf Ketua DPRD Pasaman Barat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Malam itu juga Parizal Hafni membuat surat pernyataan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat.

Ia mengatakan pada Selasa (20/4/2021) pagi dilakukan pengambilan urine terhadap Parizal Hafni dan hasilnya negatif.

“Saya tegaskan penggunaan narkoba oleh Ketua DPRD diKkantor DPC Gerindra tidak terbukti,” ujarnya pula.

BACA JUGA :   Kapolda Sumut dan Dir Polair Korpolairud Baharkam Polri Pimpin Press Rilis Penangkapan 2 Kapal Ikan Asing

Ia mengucapkan terima kasih kepada Parizal Hafni yang telah memberikan keleluasaan untuk memeriksa pengecekan di kantor Gerindra dan juga bersedia melakukan tes urine.

Dia menegaskan penggerebekan yang dilakukan sesuai SOP yang ada berdasarkan informasi masyarakat.

“Saya tegaskan tidak ada pesanan khusus dalam persoalan penggerebekan ini, karena kami menindaklanjuti informasi dari masyarakat,” katanya lagi.

Kepala BNNK Pasaman Barat Irwan Effendry menegaskan dari hasil penggerebekan tidak ditemukan narkoba dan bukti lainnya.

“Saat itu Ketua sangat kooperatif. Ia membukakan pintu dan mempersilakan memeriksa kantor Gerindra.

Adapun seorang stafnya di sana saat itu berpakaian lengkap,” katanya pula.

Ketua DPRD Parizal Hafni membantah dirinya memakai narkoba. Bahkan saat tim BNNK dan Satresnarkoba datang, ia mempersilakah memeriksa kantor Gerindra.

“Saya antinarkoba dan memang tidak ditemukan narkoba saat pemeriksaan. Bahkan saya melakukan tes urine dan hasilnya negatif.

Persoalan ada seorang staf saya di kantor itu hanya salah paham, karena kami sedang mengerjakan permintaan kantor Kesbangpol persyaratan partai yang harus tuntas hari ini,” ujarnya lagi. (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA