BNPB: 688 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Umum di NTT Rusak Berat Akibat Banjir Bandang

oleh -190.489 views
Foto : Banjir memporakporandakan rumah warga di Kabupaten Flores Timur, NTT

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan, sekitar 688 rumah rusak berat akibat banjir bandang yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain itu, 272 rumah rusak sedang dan 154 rumah rusak ringan.

REALITAS TV

“(Kemudian) rumah terdampak 1.962,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam konferensi pers, Rabu (7/4/2021).

BACA JUGA :   Mendagri Harap Pembangunan SDM Menjadi Perhatian di Papua

Raditya juga mengatakan fasilitas umum di NTT mengalami kerusakan.

Sebanyak 87 fasilitas umum terdampak bencana banjir bandang di NTT. Kemudian, ada 24 fasilitas umum yang mengalami kerusakan berat. Berdasarkan data yang dihimpun BNPB hari ini per pukul 14.00 WIB, tercatat ada 124 korban jiwa akibat bencana banjir bandang di NTT.

BACA JUGA :   Memanfatkan Momentum Bulan Suci Ramadhan, Dandim Solo Laksanakan Safari Sholat Subuh

“Jadi perkembangan terakhir dari data yang kami dapatkan 124 jiwa yang meninggal,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam konferensi pers, Rabu (7/4/2021).

BACA JUGA :   Sowan ke Kapolri, Dirjen Bea Cukai Minta Dukungan Naikan PNBP

Sementara itu, terdapat 74 orang yang masih dinyatakan hilang. “Kemudian yg hilang tercatat ada 74,” ujarnya.

Adapun penyebab banjir bandang serta tanah longsor yang menimpa wilayah NTT adalah intensitas hujan yang tinggi. (*)

Sumber: Kps

UPDATE CORONA