3 Rumah Kontrakan di Sumedang Ludes Terbakar Diduga Anak Main Korek Api

oleh -298.759 views
3 Rumah
Teks Foto : Ilustrasi api

Sumedang I Realitas – 3 rumah kontrakan ludes terbakar, Diduga kebakaran terjadi akibat anak disabilitas bermain korek api lalu terkena kasur.

Kebakaran hebat terjadi di daerah padat penduduk Lingkungan Gunung Cina, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Minggu (18/04/2021) siang.

Tiga rumah kontrakan yang dihuni oleh lima kepala Keluarga (KK) itu rusak berat, terutama pada bagian atap hingga menyebabkan bangunannya ambruk dan puing-puingnya berserakan di lokasi kejadian.

Penghuni rumah kontrakan, Lilis Tresnawati (33) mengatakan, kebakaran tersebut diduga akibat adiknya yang merupakan penyandang disabilitas bermain korek api di dalam rumah, kemudian apinya terkena kasur.

BACA JUGA :  Diduga Oknum Kepala Sekolah SD Alue Kijing Palsukan Tanda Tangan Ketua Komite untuk Bisa Tarik Dana BOS

“Saya tahunya pas pulang dari rumah sakit, pas kesini rumah sudah kebakaran. Kata mamah adik saya main korek api, terus kena kasur,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut karena penghuni yang saat itu berada di dalam rumah bisa langsung menyelamatkan diri.

“Alhamdulillah selamat, sekarang (keluarga) saya di rumah mertua,” kata Lilis.

Akibat kebaran tersebut, semua alat rumah tangga yang berada di dalam rumah turut hangus terbakar dan tidak ada yang bisa diselamatkan akibat kobaran api cepat membesar karena tertiup angin kencang “Disini ada tiga rumah, semua terbakar” ,ucapnya.

BACA JUGA :  Diduga Oknum Kepala Sekolah SD Alue Kijing Palsukan Tanda Tangan Ketua Komite untuk Bisa Tarik Dana BOS

Komadan Peleton Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumedang, Arifin Rachmat, mengatakan, pihaknya sedikit terkendala untuk memadamkan api di lokasi kebakaran karena lokasinya berada di gang sempit.

“Kebetulan aksesnya agak jauh dari, tidak masuk mobil dan terhalang tembok yang tingginya kurang lebih 2 meter,” kata Arifin.

Kendati demikian, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB dan tidak sampai merembet ke bangunan rumah lain yang berada di daerah padat penduduk tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban, kalau rumah yang terbakar disini satu kompleks kontrakan yang dihuni oleh lima KK,” ucapnya. (Trb/Red)