Polisi Tangkap Mafia Tanah, Oknum Pengacara dan 8 Preman

oleh -120.489 views
Polisi Tangkap

IDUL FITRI

Jakarta I Mediarealitas.com – Polisi Tangkap Mafia Tanah, Oknum Pengacara dan 8 Preman.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menangkap sembilan orang terkait kasus mafia tanah di Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

REALITAS TV

Polisi Tangkap Kesembilan pelaku tersebut berinisial ADS, HK, EG, RK, MH, YB, WH, AS, dan LR. Delapan dari sembilan pelaku tersebut adalah preman.

Sementara satu pelaku lainnya, yakni ADS merupakan seorang pengacara yang menyewa jasa kedelapan preman tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin mengatakan, aksi para pelaku bermula pada 25 Februari 2021 lalu.

BACA JUGA :   Anggota Koramil 07/Tirtomoyo Pastikan Pelaksanaan Ibadah Sesuai Dengan Prokes

Saat itu ADS mengeklaim menerima surat kuasa dari oknum yang mengaku memiliki sejumlah lahan di Jalan Bungur Besar Raya.

Lahan itu diperkirakan berjumlah 20 bidang yang terdiri dari permukiman warga, kos-kosan, ruko, dan perkantoran.

“Dengan surat kuasa tersebut, penasehat hukum (ADS) mengumpulkan teman-temannya dalam jumlah lebih kurang 20 orang (preman),” kata Burhanuddin dalam keterangannya, Selasa (09/03/2021).

BACA JUGA :   Tabrakan Beruntun di Simpang Grand Niaga Mas Tewaskan Satu Pengendara Wanita

“Mereka (pelaku) datang ke lokasi dan melakukan intimidasi, memaksa penghuni tanda tangan kertas surat pengosongan,” sambung Burhanuddin.

Bahkan, para pelaku juga nekat melakukan pemagaran pada lahan yang diklaim. Setidaknya ada 50 warga yang jadi korban mafia tanah tersebut.

Hal itu membuat warga setempat tidak nyaman. Akhirnya, pada 3 Maret 2021, salah satu warga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.

Polisi pun langsung mengamankan delapan preman yang merasa menguasai lokasi tersebut. Hasil pengembangan dari penangkapan kedelapan preman, polisi dapat menangkap oknum pengacara inisial ADS.

BACA JUGA :   Anggota Koramil 14/Jatisrono Kawal Dan Amankan Pemakaman Jenazah Covid-19

“Kami akan menindak tegas aksi-aksi premanisme terkait mafia tanah. Kami juga akan mengusut secara tuntas orang-orang yang berada di belakang ini, termasuk orang-orang yang membiayai,” ujar AKBP Burhanuddin.

Para pelaku dikenakan Pasal 335 KUHP tentang Tindak Pidana Perbuatan Memaksa Disertai dengan Kekerasan dan ancaman hukumannya satu tahun penjara. (*)

Sumber : (Jpnn)

UPDATE CORONA