Polisi Berhasil Gagalkan Peredaran 25 Kilogram Ganja di Bukittinggi

oleh -93.489 views

IDUL FITRI

Padang I Mediarealitas.com – Polisi berhasil mengagalkan peredaran 25 Kilogram (Kg) narkotika jenis ganja di wilayah hukum Polres Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawiranegara, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Narkoba AKP Aleyxi, S.Kom., dalam keterangannya mengatakan 25kg ganja tersebut berhasil diamankan dari 3 orang tersangka.

REALITAS TV

“Barang haram itu dibawa dari Madina Penyabungan Sumatera Utara untuk dibawa kepada seseorang yang berada di kawasan Gadut, Kabupaten Agam,” terangnya.

BACA JUGA :   Kejati Aceh Harus Usut Tuntas Dugaan Kajari Bener Meriah Terlibat Dalam Proyek di Bener Meriah

Kapolres juga menerangkan bahwa, penangkapan ketiga tersangka masing-masing, I (20), E (23) dan R (18) dilakukan di kawasan jalan lintas Bukittinggi-Medan tepatnya di Padang Hijau PGRM Tilatang Kamang, Kabupaten-Agam, Sumbar, Senin (15/3/2021).

Penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat bahwa ada transaksi narkoba dalam jumlah besar di lokasi, namun dengan sigap satuan narkoba Polres Bukittinggi langsung mencegat ketiga tersangka.

BACA JUGA :   Penyidik KPK Peras Wali Kota Tanjungbalai, Minta Rp 1,5 Miliar

Dan mengamankan 25kg ganja dalam karung berwarna putih dan 1 unit kendaraan roda 4 yang digunakan untuk membawa barang haram tersebut dari Penyabungan Medan.

“Saat berada di lokasi ketiga tersangka tidak menemukan yang dituju dan berusaha balik arah, disaat itu tim langsung bergerak cepat dan mengamankan ketiga tersangka tanpa perlawanan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba menambahkan ketiga tersangka merupakan kurir yang dibayar pemilik ganja sebesar Rp4 juta jika barang sampai pada pemesan dan baru diberi DP Rp 1,5 juta Atas perbuatannya.

BACA JUGA :   Unit Tipdter Sat Reskrim Polres Simeulue Tangkap Penyebar Foto Pornografi

Ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 dan pasal 111 ayat 2 UU no 35 tentang natkotika tahun 2009 dengan ancaman 20 tahun penjara. (*)

Sumber: Trb

UPDATE CORONA