Kepala Sekolah Minta Maaf Atas Tindakan Guru yang Tampilkan Kartun Nabi Muhammad SAW

oleh -158.489 views
Foto: Ilustrasi

IDUL FITRI

London I Mediarealitas.com – Seorang guru yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad saat pelajaran di sebuah sekolah di West Yorkshire, Inggris, telah dinonaktikan.

Sang kepala sekolah meminta maaf kepada orangtua murid terkait peristiwa yang sempat memicu aksi protes di luar gedung sekolah ini.

REALITAS TV

Seperti dilansir BBC dan The Guardian, Jumat (26/3/2021), puluhan orang berkumpul di luar Batley Grammar School di West Yorkshire pada Kamis (25/3/2021) waktu setempat.

Untuk memprotes tindakan sang guru itu. Beberapa dari mereka menuntut agar sang guru, yang tidak disebut namanya, dipecat.

Dilaporkan bahwa karikatur Nabi itu ditunjukkan oleh seorang guru di Batley Grammar School dalam salah satu pelajaran pada Senin (22/3/2021) waktu setempat.

“Setelah diselidiki, jelas bahwa sumber yang digunakan dalam pelajaran itu sama sekali tidak tepat dan memiliki kapasitas untuk memicu penghinaan besar terhadap anggota komunitas sekolah kita, untuk itu.

BACA JUGA :   Tabrakan Beruntun di Simpang Grand Niaga Mas Tewaskan Satu Pengendara Wanita

Kami ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus dan menyeluruh,” tulis Kibble dalam email kepada orangtua murid.

Menanggapi insiden ini, Kepala Sekolah Batley Grammar School, Gary Kibble, menyampaikan permohonan maaf dalam emailnya kepada para orangtua murid. Dia juga menjanjikan penyelidikan lebih lanjut.

“Sekolah sedang menyelidiki persoalan ini dengan menggunakan proses formal dan kami berterima kasih atas dukungan otoritas setempat,” imbuhnya.

Dituturkan oleh Kibble bahwa pihak sekolah telah menghapus gambar dan konten tersebut.

Serta akan melakukan pengkajian terhadap mata pelajaran kajian keagamaan-mata pelajaran saat karikatur Nabi ditunjukkan-demi memastikan tidak ada sumber tidak pantas yang digunakan. 

Dalam pernyataan terbaru usai unjuk rasa digelar, pihak sekolah mengonfirmasi bahwa guru yang menunjukkan karikatur Nabi itu telah dinonaktifkan dari tugasnya.

BACA JUGA :   3 Rumah Kontrakan di Sumedang Ludes Terbakar Diduga Anak Main Korek Api

“Kami segera menghentikan pengajaran khusus pada pelajaran ini dan kami sedang mengkaji bagaimana kami akan terus maju dengan dukungan dari seluruh komunitas yang diwakili di sekolah kami,” demikian bunyi pernyataan terbaru dari Batley Grammar School.

“Penting bagi anak-anak untuk belajar tentang keyakinan dan kepercayaan, tapi ini harus dilakukan dengan cara yang sensitif,” cetus pernyataan itu.

Disebutkan juga dalam pernyataan terbaru bahwa guru yang bersangkutan juga menyampaikan permintaan maaf.

“Sekolah secara tegas meminta maaf karena menggunakan sumber yang sungguh tidak tepat dalam pelajaran kajian keagamaan baru-baru ini. Anggota staf juga telah menyampaikan permintaan maaf yang paling tulus,” demikian bunyi pernyataan itu.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan polisi sempat membacakan permintaan maaf kepala sekolah di hadapan para demonstran.

BACA JUGA :   Babinsa Danukusuman Sasar PPKM di Pasar Harjodaksino

Dalam pernyataan terpisah, Mufti Mohammed Amin Pandor yang merupakan salah satu pemimpin komunitas Muslim yang bertemu kepala sekolah tersebut, menuturkan kepada para demonstran bahwa pihak sekolah memahami bahwa apa yang terjadi ‘sama sekali tidak bisa diterima’.

“Kita meminta dilakukan penyelidikan, penyelidikan independen, dan kita telah meminta agar beberapa dari kita bergabung dalam panel penyelidikan. Itu yang kita minta, apakah mereka melakukannya atau tidak, kita tidak bisa memaksa mereka,” ucap Pandor kepada para demonstran.

“Kita akan bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memastikan bahwa di masa depan, hal-hal semacam ini tidak terjadi,” ujarnya. (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA