Klaten I Realitas – Keberadaan seorang sekretaris desa di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, SW (46) yang hilang masih misterius hingga saat ini. Adik SW, Astri, bercerita kakaknya sempat pamit akan pergi ke Sukoharjo.
“Sampai sekarang belum pulang. Sebelumnya pamit ke Sukoharjo dan saat istrinya hendak ikut tidak boleh,” ujar Astri kepada media ini, Senin (1/3/2021).
Astri mengungkap kakaknya tidak memiliki masalah apapun. Menurutnya kondisi fisiknya juga sehat.
Sedangkan soal penemuan sepeda motor SW yang ditemukan di jembatan Pondok, Bengawan Solo di Grogol Sukoharjo, Astri tak mau menduga-duga. Dia cuma berharap orang yang dilihat warga terjun ke Bengawan Solo bukan kakaknya.
“Kami berharap tidak terjadi apa-apa, kalau sepeda motor kan bisa saja dipinjamkan orang. Tapi HP-nya memang belum bisa dihubungi,” tuturnya.
Diwawancara terpisah, Kaur desa setempat, Tri Suyanto mengatakan dia masih bertemu dengan SW pada Jumat pekan lalu. Saat ini pihak pemdes masih berjaga di balai desa setempat.
“Kita berjaga 24 jam di balai desa. Terakhir hari Jumat masih ketemu saya melambaikan tangan usai dari kecamatan,” kata Tri.
“Gropyokan tikus (kemarin) tidak ikut karena mau ke Sukoharjo. Pamitnya cari butuh, butuh apa kita juga tidak tahu,” lanjut dia.
Sebelumnya diberitakan, motor milik SW ditemukan di dekat Bengawan Solo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (1/3).
Camat Grogol, Sukoharjo, Bagas Windaryatno, mengungkap ada saksi melihat motor itu ditinggalkan oleh seorang pria yang menceburkan diri ke sungai pada siang kemarin. Namun aparat desa dan kecamatan belum bisa memastikan identitas korban.
Camat Juwiring Klaten, Herlambang Joko Santosa, telah berkomunikasi dengan polisi atas kejadian tersebut, kemarin.
“Ini saya masih di Polsek Grogol dan menurut keterangan benar ada orang terjun dari jembatan dilihat orang mancing.
Tapi belum bisa dipastikan itu pak Sekdes Serenan atau bukan karena belum ditemukan,” kata Herlambang kemarin. (*)
Sumber: Dtc

