BPK Umumkan Hitungan Sementara Kerugian Negara di Kasus Asabri Rp 23,7 Triliun

oleh -89.489 views
Foto: Ilustrasi

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sedang menghitung total kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi Asabri. Kapan BPK akan mengumumkan jumlah kerugian itu?

“Kalau nggak minggu ini, minggu depan selesai, makanya nanti dengerin dari BPK. Jangan bilang hasil sementara, hasil ya hasil,” ujar Ketua BPK Agung Firman Sampurna di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (31/3/2021).

REALITAS TV

Agung mengatakan tim audit BPK sudah merampungkan perhitungan kerugian itu. Hanya saja, dia masih enggan mengumumkan.

BACA JUGA :   Kelompok Millenial Indonesia : Jokowi dianggap paling layak Reshuffle Erick Tohir

“Sudah rampung, bukan dikit lagi, tinggal diumumkan. Sudah selesai ya,” tegasnya.

Diketahui, Kejagung sendiri sudah menetapkan 9 orang tersangka terkait dugaan kasus korupsiĀ AsabriĀ ini. Penyidik juga telah menghitung sementara total kerugian negara dari skandal ini, yakni sebesar Rp 23,7 triliun.

BACA JUGA :   Audiensi Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

Berikut 9 tersangka kasus Asabri:

1. Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri sebagai Direktur Utama PT Asabriperiode 2011-2016

2. Letjen Purn Sonny Widjaja sebagai Direktur Utama PT Asabri periode 2016-2020

3. Bachtiar Effendi sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asabri periode 2012-2015

4. Hari Setianto sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2013-2019

BACA JUGA :   Prihatin Kasus Meninggalnya Alwi, Bupati Batu Kunjungi Rumah Almarhum

5. Ilham W Siregar sebagai Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 2012-2017

6. Lukman Purnomosidi sebagai Presiden Direktur PT Prima Jaringan

7. Heru Hidayat sebagai Presiden PT Trada Alam Minera

8. Benny Tjokrosaputro sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk

9. Jimmy Sutopo sebagai Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relations (*)

Sumber: Dtc

UPDATE CORONA