Wakil Walikota Langsa Dr H Marzuki Hamid, Disuntik Vaksin Covid-19

oleh -175.489 views
Wakil Walikota Langsa
Wakil Walikota Langsa, dr H Marzuki Hamid MM, perdana saat dilakukan suntikan vaksin Sinovac Covid 19 di pelataran IGD RSUD Langsa, Rabu (10/2/2021) Foto : Rapian/mediarealitas.com

IDUL FITRI

Langsa | Realitas – Wakil Walikota Langsa, Dr H Marzuki Hamid MM, perdana mendapatkan suntikan vaksin Covid-19, pada pencanangan vaksinisasi Covid-19 Pemko Langsa Vaksin halal dan aman, yang berlangsung di halaman Istalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa, Rabu (10/2/2021).

Menurut keterangan Sekdakot Langsa, Ir H Said Mahdum Madjid MM, bahwa absennya Walikota Langsa dikarenakan sedang dinas luar kota bersama dengan Kapala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) Kota Langsa, Amri, ke Banda Aceh.

REALITAS TV

“Tidak benar pak Walikota Langsa menghindar dari Vaksin Covid 19, tapi beliau lagi dinas luar Kota, yakni pelaporan keuangan di Banda Aceh,” tegas Said.

Dalam proses penyuntikan terlihat Wakil Walikota Langsa, Marzuki Hamid, neupaus alias gugup terbukti dengan tekanan darah pada saat screening melonjak naik hingga 145 tekanan darah dan diminta oleh tim medis agar rileks.

BACA JUGA :   Tim Keslap Satgas TMMD Cek Personil Dan Warga Sebelum Bekerja

Tak berapa lama kondisi kembali normal dan dr, Nuansa sebagai vaksinator melakukan suntikan vaksin Sinovac perdana di RSUD Langsa.

Wakil Walikota Langsa, dr H Marzuki Hamid MM, dalam sambutannya mengatakan Covid-19 adalah penyakit yang menular yang belum pernah terjadi dan baru pertama di Wuhan – China.

Covid 19 sebagai Pandemic sebagai bencana non alam, dalam rentang waktu sebulan mewabah dari Kota hingga ke Desa.

Kota Langsa terdapat 247 terkomfirmasi Positif Covid-19 yang meninggal 16 orang, hal ini berdampak kepada lumpuhnya ekonomi warga, oleh karenanya masyarkat wajib penerapan 3M, memakai Masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan air bersih musti tetap dijalankan.

Vaksin merupakan penyuntikan dalam tubuh untuk menjaga tubuh dan kekebalan serta memutuskan mata rantai Covid-19, mencapai kekebalan kelompok masyarakat, kekebalan ini bermanfaat bagi kelompok yang tak berkomfirmasi Covid-19.

BACA JUGA :   Wakapolres Atim Pimpin Upacara Pemakaman Briptu Bayu Andreansyah

Selanjutnya BPOM menguluarkan maklumat menganjurkan suntik Vaksin Covid 19 sinovac , MUI juga mengeluarkan fatwa halal dan aman, berbagai iktibar dilakukan untuk mengakhiri Pandemic Covid-19 ini.

Sehingga keyakinan kepada masyarakat untuk mengakhiri Pandemic Covid-19, Forkompimda dengan kesadaran sendiri untuk divaksin, lalu diikuti oleh para dokter dan naker lainnya.

“Oh, ya wartawan juga harus di vaksin juga, sayang mereka,”ujar Marzuki Hamid disambut tepuk tangan para undangan.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, S.H, SIK, MH, mendapat giliran kedua dilakukan suntikan vaksin Sinovac Covid 19 di pelataran IGD RSUD Langsa, Rabu (10/2/2021) Foto : Rapian/mediarealitas.com

Lalu pada giliran kedua yakni Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han), kemudian giliran Kajari Langsa, Ikhwan Nul Hakim, SH, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, S.H, SIK, MH, yang diikuti oleh Forkompimda lainnya.

Dandim 0104/Atim, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han), mendapat giliran kedua dilakukan suntikan vaksin Sinovac Covid 19 di pelataran IGD RSUD Langsa, Rabu (10/2/2021) Foto : Rapian/mediarealitas.com

Direktur RSUD Langsa, Dr Helmi, dalam laporannya vaksinisasi pencanangan sasaran yaitu naker sebanyak 1.173 orang, diharapkan dpat mengikutinya.

BACA JUGA :   Polri Tangkap 3.283 Preman-Pelaku Pungli Selama 4 Hari

“Berupaya agar tenaga kesehatan diwajibkan registrasi sesuai anjuran Pemerintah Aceh, kami berharap proses berjalan baik semoga bisa keluar dari Pandemic Covid 19, kesehatan pulih Indonesia bangkit,” papar dr Helmi.

Kadis Kesehatan Kota Langsa, Dr Herman, menyatakan bahwa penyuntikan vaksin ini sesuai anjuran Kementrian RI dimana kelompok tenaga kesehatan, TNI dan Polri, tokoh agama, seluruh ASN yang mendapatkan vaksin.

Pemko Langsa sudah 1.528 vial tahap pertama dan pemerintah Aceh sudah didistrulibusi kepada lima Puskesmas dalam wilayah Kota Langsa.

“Tahap awal ada 10 pejabat Pemko Langsa yang dilakukan vaksinisasi dan dikuiti oleh seluruh naker dalam lingkungan Pemko Langsa,” imbuh Herman. (Rapian)

UPDATE CORONA

Tentang Penulis: Editor Rahmad Wahyudi

Gambar Gravatar
Rahmad Wahyudi Adalah Wartawan di Media Realitas