Polda Jabar Ungkap Sumber Narkoba dari Kompol Yuni dan 11 Anggota Polri dari Polsek Astana Anyar

oleh -132.489 views
Foto: Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago.

IDUL FITRI

Jakarta I Realitas – Polda Jabar Ungkap Sumber Narkoba dari Kompol Yuni dan 11 Anggota Polri dari Polsek Astana Anyar.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengungkapkan awal terungkapnya kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menyeret nama Kompol Yuni Purwanti.

REALITAS TV

Erdi menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya memanggil 11 anggota Polri dari Polsek Astana Anyar, termasuk Kapolseknya.

Dari 11 anggota Polri itu, 6 di antaranya termasuk Kompol Yuni Purwanti dinyatakan positif narkoba. Erdi pun menyebut 11 anggota Polri itu dijemput dari tempat yang berbeda-beda.

Bukan di hotel dan tidak ada pesta narkoba. Erdi justru mengatakan jika pihaknya tidak mengamankan barang bukti dari kasus dugaan penyalahgunaan narkoba itu.

BACA JUGA :   Polda Banten Luncurkan Vaksinasi Dijajapkeun Ka Bumi

Erdi menjelaskan bahwa terungkapnya kasus itu berawal dari pengembangan kasus sebelumnya. Direktorat Narkoba Polda Jabar sebelumnya memang menangani satu perkara.

Dari kasus itu kemudian dilakukan pengembangan hingga akhirnya menyasar nama Kompol Yuni Purwanti dan beberapa anggota Polri lainya.

“Dari pengungkapan tersebut, hasil pengembangan pemeriksaan ini disampaikan bahwa pelaku tersebut, telah mengedarkan atau menjual kepada yang diperiksa propam ini, dari Polsek Astana Anyar, dengan informasi tersebut.

BACA JUGA :   Bupati dan Kepala OPD Takziah ke Rumah Almarhum Ketua MPU

Polda Jabar membuat tim khusus dari Direktorat Narkoba kemudian dari poropam,” ungkapnya, Jumat (18/2/2021).

Setelah itu, pihaknya pun menjemput belasan anggota Polri itu untuk dimintai keterangan. Kemudian mereka juga turut menjalani tes urine.

Hasilnya, enam anggota Polri termasuk Kompol Yuni dinyatakan positif narkoba. “Setelah dapat informasi kemudian mereka yang terduga dimintai keterangan, dimintai keterangan, dari 11 yang diminta keterangan enam yang positif menggunakan,” terangnya.

“Dari 11 itu tidak ada barang bukti yang barang bukti itu dari pengungkapan pertama,” tambahnya, Belum ada keterangan lebih lanjut terkait kasus yang menjerat Kompol Yuni Purwanti dan anggotanya itu.

BACA JUGA :   Bupati Merauke: Orang Asli Papua Tidak Ada Yang Ingin Merdeka

Termasuk belum diketahui pasti pula apakah memang benar Kompol Yuni dan anggotanya mendapatkan narkotika dengan cara membeli.

Erdi memastikan jika terungkapnya keterlibatan anggota Polri dalam penyalahgunaan narkoba ini berawal dari hasil penyelidikan poropam terhada salah satu anggota Polri yang terindikasi menggunakan narkoba.

Kemudian dilakukan penelusuran secara mendalam hingga ditemukan beberapa anggota Polri lainny, termasuk Kompol Yuni Purwanti yang telah dicopot dari jabatan Kapolsek Astana Anyar. (*)

Sumber:(MO)

UPDATE CORONA