PELMAKES Aceh Barat : PT. Mifa Tidak Punya Iktikat Baik

oleh -178.489 views
PELMAKES
Ketua PELMAKES Aceh Barat Taufik, Meulaboh, 20 Febuari 2021/dok mediarealitas.com

IDUL FITRI

Meulaboh I Realitas – Perserikatan Lembaga Mahasisw Hpa Kesehatan (PELMAKES) Aceh Barat menggelar audiensi terbuka terkait pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan oleh perusahaan tambang,

Kegiatan yang berlangsung, pada Sabtu 20 Februari 2021 di warung Abu Cofee tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai organisasi, seperti organisasi mahasiswa se Aceh Barat.

REALITAS TV

Organisasi pemuda, LSM dan organisasi masyarakat lainnya. Namun sangat disayangkan, dalam audiensi terbuka tersebut PT. Mifa selaku terduga pelaku pencemaran lingkungan tidak datang.

BACA JUGA :   Kemenhub Keluarkan Maklumat Pelayaran Waspada Cuaca Ekstrem

“Kita mengundang PT. Mifa Bersaudara, kita pastikan surat sudah diterima pihak perusahan karna salah satu karyawan humas perusahaan tersebut sudah mengkonfirmasi bahwa surat sudah masuk.

Tapi perwakilan PT. Mifa tetap tidak hadir. Kami menilai PT. Mifa tidak punya Iktikat baik untuk berkomunikasi dengan elemen masyarakat yang sudah menunggu”, ujar Toufik Hidayat Ketua PELMAKES Aceh Barat, kepada Media Realitas, Minggu (21/2/2021).

BACA JUGA :   Gempa M 5,6 Guncang Melonguane-Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami

Lebihlanjut Ketua PELMAKES Aceh Barat, mengatakan “tujuan kami mengundang PT. Mifa sebagai sebuah sarana transparasi publik, kita ingin beraudiensi tentang masalah pencemaran lingkungan dan kita siap menyumbangkan gagasan positif untuk perbaikan. ujarnya

Namun perusahaan sudah terlalu acuh terhadap aspirasi masyarakat lokal dan mahasiswa. Jangan karna peruhsaan besar bisa seenaknya mengabaikan masyarakat”.

Koordinator aksi bagi Masker PELMAKES Toufik Hidayat juga berkomentar bahwa mereka siap mengadu data dengan perusahaan terkait kondisi pencemaran udara yang terjadi saat ini.

BACA JUGA :   Audiensi Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

“Kami sudah melakukan investigasi di lapangan bersama teman-teman kesehatan lainnya, banyak temuan kami yang penting untuk di sampaikan agar diselesaikan.

Maka atas dasar tersebut, jika memang perushaan sudah buta dan tuli, kami siap untuk mengawal masalah ini sampai selesai”. Tutup Toufik. (Firza Maulana)

UPDATE CORONA