Kadinsos Sergai Belum Dicopot dari Jabatan Setelah OTT Terkait Peras Pemilik E-Warung

oleh -172.489 views
FOTO : Ifdal Kadis Sosial Sergai Mengenakan Baju Tahanan Setelah Ditangkap oleh Polres Sergai Kamis, (21/1/2021).

IDUL FITRI

Rampah I Realitas – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pemkab Sergai, Ifdal belum dicopot dari jabatannya setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Polres Sergai.

Sampai saat ini, Ifdal masih menjabat sebagai Kepala Dinas. Untuk sementara waktu, tugas Ifdal dipegang oleh Sekretaris Dinsos Pemkab Sergai Elinda Sitianur. “Sampai saat ini belum ada (penunjukkan pelaksana). Kata BKD belum, masih bapak Kadisnya,” kata Elinda, Jumat (29/1/2021).

REALITAS TV

Mantan Sekcam Teluk Mengkudu ini mengatakan, meskipun dirinya sekarang menggantikan posisi Ifdal, namun kewenangannya terbatas. “Sementara ini memang saya (pemegang kendali), tapi hanya sebatas pelayanan masyarakat. Kalau yang prinsip tidak,” kata Elinda.

Dia mengatakan, karena Ifdal masuk penjara, para pegawai pun belum gajian. Sebab, memo untuk penggajian karyawan belum ditandatangani Ifdal. “Belum ada Plt (pelaksana tugas), mana boleh ada yang neken itu. Hal-hal prinsip enggak boleh (dia yang pegang),” kata Elinda.

BACA JUGA :   Baintelkam Polri Sampaikan Tak Semua Wilayah Papua Diganggu KKB

Terpisah, Bupati Sergai Soekirman ketika dikonfirmasi belum mau memberikan jawaban. Soekirman yang telah kalah dalam Pilkada lalu ini enggan memberikan keterangan.

Sementara itu, Kepala BKD Pemkab Sergai Dimas Kurnianto mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam terkait kasus Ifdal ini. Katanya, pencopotan Ifdal sebagai Kadinsos Sergai masih dalam proses.

“Kami sudah persiapkan, sedang dieksaminasi di Bagian Hukum. Sedang diproses lah, dan tetap kami proses. Sejak surat pemberitahuan penahanan keluar kami proses,” kata Dimas.

Dia mengatakan, administrasi yang diproses saat ini adalah pencopotan Ifdal dan penonaktifan statusnya sebagai PNS. Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Pandu Winata mengatakan, pascapenangkapan terhadap Ifdal, Pemkab Sergai ada mengajukan permohonan penangguhan.

Namun permohonan itu belum diproses Sat Reskrim. “Yang jelas saat ini memang betul ada permohonan penangguhan dari Pak Sekda dan keluarga.

BACA JUGA :   Oknum ASN Kemenag Aceh Digerebek Warga, Diduga Berbuat Mesum

Ada kop suratnya Pemkab Sergai, dan ada juga dari istrinya. Sampai detik ini kami belum ada melakukan penangguhan atau semacamnya. Saat ini masih dilakukan penahanan di polres Sergai dan dalam proses lanjut,” kata Pandu.

Dia mengatakan, setelah memenjarakan Ifdal, penyidik turut melakukan pendalaman. Sehingga, berkas dan tersangka bisa segera mungkin dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU). “Banyak kali yang diperiksa ini. Karena ini menyangkut program BPNT,” kata Pandu.

Kabag Hukum Pemkab Sergai Basyaruddin mengakui jika mereka ada mengajukan surat penangguhan hukum untuk Ifdal. “Secara lisan pak Ifdal bermohon lah ke Pemkab, karena dia punya atasan. Atasannya lah yang bermohon. Pak Sekda atas nama Bupati yang mengajukan,” kata Basyaruddin.

BACA JUGA :   Sebanyak 515 Personel Polda Malut Amankan Kedatangan 9 Menteri Dan Kapolri

Sementara terkait proses pemberhentiannya sebagai Kadinsos, Basyaruddin mengatakan administrasinya sudah diserahkan ke Bupati Sergai. “Mulai hari Selasa kemarin sudah kami proses. Dalam proses itukan sempat ada salah-salah dikit, tapi sekarang sudah kami paraf dan naikkan hari Kamis ke Bupati,” katanya.

Mengenai pendampingan, Basyaruddin menyebut kewenangan mereka dalam hal ini juga terbatas. Mereka tidak bisa menyiapkan pengacara untuk yang bersangkutan. Sebab, kasus yang dilakukan Ifdal atas nama pribadi.

Dalam kasus ini, Ifdal sempat menakut-nakuti pemilik e-warung sebagai distributor program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Para pemilik e-warung khawatir tidak dilibatkan sebagai distributor atau suplier. Dalam kasus ini, polisi menyita uang tunai Rp 30 juta. (*)

Sumber:(Trb)

UPDATE CORONA