Rumah Ketua KPU Kabupaten Yahukimo Diduga Dibakar Orang Tidak Dikenal

oleh -182.759 views

Papua | Realitas – Rumah KPU Kabupaten Yahukimo, Yesaya Magayang diduga dibakar orang tak dikenal. Rumah yang terletak di perumahan guru di Kompleks Kali Merah Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Kronologis yang didapat dari kepolisian setempat menyebutkan pembakaran rumah terjadi pada Sabtu (23/1), pukul 21.30 WIT.

Pembakaran dilakukan usai KPU Kabupaten Yahukimo menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih hasil pilkada serentak 2020.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menyebutkan saksi dalam kejadian itu, Panus Magayang (35) melihat 5 orang dari arah belakang rumah membawa kantong plastik yang diduga berisi bensin.

BACA JUGA :  Ajudan Ketua DPRA Diamankan Sat Pol PP-WH Sedang Bersama Wanita Yang Bukam Muhrim

“Saksi menyebutkan 5 orang tersebut membongkar pintu dapur belakang dengan menggunakan alat tajam. Saksi juga menyebutkan seorang warga menyiram pintu kamar, plafon yang terbuat dari tripleks dengan menggunakan bensin dan membakarnya. Pelaku kemudian melarikan diri,” jelasnya, Minggu (24/1/2021).

Melihat api semakin membesar, saksi berteriak dan meminta pertolongan dari warga untuk memadamkan api. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Yahukimo.

“Personel gabungan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran ke arah bandara, karena menurut informasi dari masyarakat pelaku melarikan diri ke arah bandara,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ajudan Ketua DPRA Diamankan Sat Pol PP-WH Sedang Bersama Wanita Yang Bukam Muhrim

Dari hasil olah TKP, personel gabungan mendapati 1 buah botol bekas air mineral kemasan 1 liter yang diduga sebagai tempat bensin.

Akibat pembakaran itu, dinding salah satu kamar terbakar. Api juga membakar televisi, receiver, sejumlah buku dan meja TV hangus.

“Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil masih didata. Kami menduga pelaku pembakaran dilakukan oleh massa yang kecewa atas hasil penetapan Bupati dan Wakil Bupati oleh KPU Kabupaten Yahukimo yang dimenangkan oleh Didimus Yahuli-Esau Miram,” ujarnya. (*)

Sumber : Kumparan