Bali I Realitas – Kapolda Bali Musnahkan Barang Bukti Narkoba Hasil Pengungkapan Selama Tahun 2020.
Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. I Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si., didampingi Direktur Narkoba Polda Bali Kombes. Pol. Mochamad Khozin, S.I.K., S.H., M.H., saat menghadiri Acara Pemusnahan Barang Bukti dan Press Confrence hasil Ungkap Kasus Narkotika tahun 2020, Polda Bali, Senin (28/12/2020).
Dalam Press Confrence yang di gelar halaman belakang Mapolda Bali ini turut mengundang Kajati Bali, Kepala Pengadilan Negeri Denpasar, Kadiskes Provinsi Bali, Ka BNN Provinsi Bali dan Kepala BPOM Provinsi Bali.
Sejak Januari sampai dengan Desember 2020 Dit Resnarkoba Polda Bali beserta jajaran telah mengungkap sebanyak 768 kasus narkoba, jumlah kasus yang telah diungkap sudah melampaui terget yang telah ditetapkan yakni sebanyak 409 kasus.
Sehingga dalam hal ini mengalami tren peningkatan sebanyak 188 %, dan dari 768 kasus yang berhasil di ungkap, sebanyak 927 orang pelaku yang terdiri dari 867 orang pelaku berjenis kelamin laki-laki dan 60 orang pelaku perempuan, dengan pelaku orang Bali sebanyak 371 orang, pelaku luar Bali sebanyak 527 orang serta melibatkan Warga Negara Asing (WNA) sebanyak 29 orang.

Untuk barang bukti yang di amankan yakni shabu sebanyak 5.721,38 gram, ganja sebanyak 17.089,44 gram dan 11 pohon, hasish sebanyak 64,59 gram, cocaine sebanyak 64,87 gram, extacy sebanyak 5114 butir, T. gorila sebanyak 835,48 gram, obat sebanyak 41.370 butir, uang tunai sebanyak Rp. 129.864.000, $ 400, € 700.
Terkait barang bukti lain, Polisi juga menyita 1 pucuk senpi laras panjang berjenis Blade Pistol Stabilizer made in USA beserta magasen, 1 pucuk senpi jenis revolver NAA 22LR, 1 pucuk senpi jenis Makarov made in Rusia, berikut amunisi kaliber 9mm sebanyak 28 butir dan kaliber 22mm sebanyak 1 butir yang ditemukan pada kasus narkoba yang melibatkan WNA tersebut.
Kapolda Bali, menyampaikan bahwa tahun ini ada peningkatan kasus, ini menunjukan tren penggunaan narkoba meningkat, namun demikian upaya dari Polri dengan jajaran tidak henti-hentinya untuk mengungkap, dan ini terbukti dengan banyaknya kasus yang bisa di ungkap.

”Saya harapakan di tahun-tahun mendatang bisa kita tanggulangi dengan lebih baik lagi, kita kerjasama dengan unsur terkait, kejaksaan dengan pengadilan juga baik kerjasamanya, “ jelas Kapolda Bali.
Kapolda Bali menyampaikan terkait dalam menyambut perayaan Tahun Baru, Polda Bali telah menempatkan personelnya ditempat-tempat rawan penyalahgunaan narkoba.
”Kita juga menempatkan anggota-anggota kita ditempat-tempat yang dirasa rawan penggunaan narkoba yang diketahui melalui informasi yang kita dapat dari jaringan-jaringan kita selain juga informasi dari masyarakat,” jelas Kapolda Bali. (Trbt/Red)

