TONGGAK EKONOMI NEGARA, Kadin Indonesia Fokus Serta Berikan Perhatian Yang Besar Kepada UMKM

oleh -100.489 views

IDUL FITRI

Jakarta | Realitas – Berdasarkan survey dengan responden pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) secara nasional, terdapat 73,7% pelaku UMKM belum membuat Laporan Keuangan.

Hal ini salah satu faktor belum banyaknya pelaku UMKM yang mendapatkan pembiayaan/ kredit dari perbankan maupun Lembaga keuangan, yang mensyaratkan adanya laporan keuangan usaha.

Survey yang dilakukan oleh Asosiasi UMKM Naik Kelas, dengan responden anggota yang terdata berjumlah lebih dari 2.700 pelaku UMKM secara nasional, dimana 60% berada di pulau Jawa.

IDUL FITRI

“Kami akan memprioritaskan pelatihan kompetensi tutorial pembuatan laporan keuangan untuk pelaku UMKM yang menjadi anggota Asosiasi UMKM Naik Kelas,” ujar Raden Tedy Ketua Umum Asosiasi UMKM Naik Kelas, Jumat13/11/20 di Jakarta.

BACA JUGA :   Menkumham Yasonna Laoly Bangga Indonesia Toreh Sejarah di Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia

Tedy juga menuturkan bahwasanya, anggota Asosiasi UMKM Naik Kelas terdiri dari 34,5% operasional usaha sudah lebih dari 5 tahun, 11,9% operasional usaha antara 3 – 5 tahun, 37% operasional usaha antara 1 – 3 tahun dan sisanya dibawah 1 tahun. Dari anggota yang ada, 56,5% telah juga menjadi binaan Kadin Indonesia dibawah Ketua Umum Ir. H. Eddy Ganefo, MM.

Adapun “Pelatihan dan pengembangan UMKM yang kami lakukan selama ini selalu bekerjasama dengan Kadin Indonesia, dimana Ketua Umum Kadin Indonesia telah memberikan perhatian yang sangat luar biasa kepada pelaku UMKM. Ungkapnya.

“Hal tersebut dapat terlihat dari rutinnya kegiatan pelatihan/ pengembangan UMKM yang dilakukan antara 2 – 3 kali dalam 1 minggu,” Tutur Raden Tedy dalam forum diskusi”.

BACA JUGA :   Awasi Pilkada : Selain Ada Sanksi, Politik Uang Juga Merusak Tatanan Rasionalitas Demokrasi

Adapun, hasil survey Asosiasi UMKM Naik Kelas juga mengungkap penilaian pelaku UMKM terhadap Kadin Indonesi, dan lebih rinci penilaian kepada Ketua Umum Kadin Indonesi Ir. H. Eddy Gnefo,.MM yang hasil surveynya menyatakan bahwa ;

• 31,7% pelaku UMKM menyatakan Kinerja Kadin Indonesi SANGAT BAIK
• 58,9% menyatakan BAIK
• 8,5% menyatakan kinerja Kadin Indonesia BIASA saja.
• 0,9% menyatakan kinerja Kadin BURUK.

Maka, dari hasil survey tersebut menunjukan dominan pelaku UMKM atau 90.6% menyatakan kinerja Kadin Indonesia yang dikomandani Ir. H. Eddy Ganefo., MM mendapatkan hasil BAIK dan SANGAT BAIK.

Sementara itu, dari anggota Asosisi UMKM Naik Kelas, baru 56,5% yang menjadi binaan langsung Kadin Indonesia.

BACA JUGA :   Guna Kenyamanan Beribadah, Satgas Pamtas Yonif 407 Karya Bhakti Pembersihan Gereja

Hal tersebut juga membuktikan bahwa pelaku UMKM binaan Kadin Indonesia telah mendapatkan nilai manfat yang cukup baik dari Kadin Indonesia. Jelasnya

Atas kondisi survey tersebut Ir. H Eddy Ganefo., MM mengatakan bahwa apa yang kami lakukan semata-mata adalah untuk mendorong UMKM agar lebih berkembang lagi, karena UMKM merupakan tonggak ekonomi Negara yang harus mendapatkan perhatian lebih.

Masih banyak yang harus kami lakukan, dan tentunya kami tidak berpuas diri dengan hasil survey tersebut, namun hal tersebut menjadi semangat dan motivasi Kadin Indonesia dalam memberikan lebih banyak lagi perhatian kepada pelaku UMKM,” Tutup Ketua Umum Kadin Indonesia. (*)